Kompas.com - 09/01/2021, 16:29 WIB


KOMPAS.com – Tempat wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipastikan tetap buka dengan beberapa pembatasan khusus selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali pada 11 – 25 Januari 2021 mendatang.

Hal tersebut tertera dalam Surat Edaran (SE) Dinas Pariwisata Provinsi DIY Nomor 188/00139 tentang Pengetatan Secara Terbatas di Sektor Pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Beberapa poin yang diatur dalam SE tersebut adalah mengimbau seluruh stakeholder pariwisata untuk, “memastikan tetap menerapkan protokol dan SOP secara konsisten, khususnya pada industri pariwisata, destinasi wisata, dan desa atau kampung wisata.”

Beberapa pembatasan lain yang diterapkan untuk tempat-tempat wisata di DIY di antaranya mengenai kapasitas maksimal wisatawan, pembatasan jam operasional, pemeriksaan dokumen kesehatan, dan lain-lain.

Baca juga: PPKM Jawa-Bali, Pengelola Candi Prambanan Bingung karena di Perbatasan

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini poin-poin pembatasan yang tertera dalam SE yang ditandatangani Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo:

  • Memberlakukan pembatasan kunjungan wisatawan, maksimal 50 persen dari kapasitas dan belum menerima wisatawan rombongan besar.
  • Menerapkan jam operasional untuk industri wisata dan destinasi wisata sampai pukul 19.00 WIB, kecuali bidang akomodasi.
  • Melakukan screening persyaratan dokumen kesehatan untuk wisatawan atau pengunjung dari luar DIY.
  • Membatasi jumlah pengunjung makan di tempat (dine in) paling banyak 25 persen dari kapasitas warung makan, rumah makan, dan kafe. Selebihnya menerapkan sistem pesan-antar.
  • Mendorong agar calon wisatawan melakukan reservasi melalui aplikasi VisitingJogja terlebih dahulu sebelum mengunjungi destinasi.
  • Tidak menyelenggarakan event atau atraksi yang memicu kerumunan wisatawan.
  • Destinasi wisata mengalokasikan waktu atau hari libur yang digunakan untuk pembersihan atau disinfektasi kawasan.
  • Melakukan pendataan wisatawan dengan menggunakan aplikasi VisitingJogja dan ikut mendorong atau sosialisasi agar wisatawan melakukan reservasi secara online melalui aplikasi VisitingJogja sebelum melakukan kunjungan.
  • Menungaskan Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten atau Kota untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan SE ini.
  • SE ini berlaku mulai 11 – 25 Januari 2021 dan akan dievaluasi lebih lanjut.

Pantai Wediombo, Gunungkidul.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Pantai Wediombo, Gunungkidul.

Selain diatur melalui SE Dispar ini, Singgih juga mengatakan bahwa aturan lebih lanjut akan dikeluarkan juga oleh masing-masing Dispar Kabupaten atau Kota.

Seperti aturan dari Dispar Kabupaten Gunungkidul yang memberlakukan syarat surat keterangan negatif Covid-19 berupa hasil rapid test antigen untuk wisatawan selama PPKM ini.

Nantinya, syarat tersebut akan diperiksa saat wisatawan akan masuk ke destinasi wisata di pos retribusi.

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X telah mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 1/INSTR/2021 tentang Kebijakan Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat di DIY.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Travel Update
Kemenparekraf Gandeng Mesut Özil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Kemenparekraf Gandeng Mesut Özil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Travel Tips
Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Travel Update
Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Jalan Jalan
Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Turis Indonesia Paling Banyak Kunjungi Singapura pada April 2022

Travel Update
Menjelajahi Alam di Rahong Utara NTT, Menikmati Air Terjun Cunca Lega

Menjelajahi Alam di Rahong Utara NTT, Menikmati Air Terjun Cunca Lega

Jalan Jalan
Paket Rp 9,8 Juta ke Korsel buat Fans K-Pop dan K-Drama

Paket Rp 9,8 Juta ke Korsel buat Fans K-Pop dan K-Drama

Travel Promo
4 Rekomendasi Museum di Yogyakarta, Sayang untuk Dilewatkan

4 Rekomendasi Museum di Yogyakarta, Sayang untuk Dilewatkan

Jalan Jalan
Riset: Pengeluaran Turis Kini Lebih Banyak untuk Beli Pengalaman daripada Barang

Riset: Pengeluaran Turis Kini Lebih Banyak untuk Beli Pengalaman daripada Barang

Travel Update
Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Trekking dan Hiking

Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Trekking dan Hiking

Travel Tips
Persiapan AVPN Conference Juni 2022 Capai 80 Persen

Persiapan AVPN Conference Juni 2022 Capai 80 Persen

Travel Update
Jadi Lokasi G20, Jangan Lupa Mampir ke 3 Spot Berikut Saat Liburan di Nusa Dua

Jadi Lokasi G20, Jangan Lupa Mampir ke 3 Spot Berikut Saat Liburan di Nusa Dua

BrandzView
Aturan Covid-19 Dilonggarkan, Okupansi Hotel di Kabupaten Semarang Terus Naik

Aturan Covid-19 Dilonggarkan, Okupansi Hotel di Kabupaten Semarang Terus Naik

Travel Update
Keris dari Desa Aeng Tong-tong Jadi Suvenir Side Event G20

Keris dari Desa Aeng Tong-tong Jadi Suvenir Side Event G20

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.