Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Syarat Kunjungan ke Bromo Selama Perpanjangan PPKM

Kompas.com - 26/01/2021, 15:21 WIB
Syifa Nuri Khairunnisa,
Kahfi Dirga Cahya

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid kedua, 26 Januari – 8 Februari 2021, syarat kunjungan ke Bromo tak mengalami perubahan dari sebelumnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Sarif Hidayat yang akrab disapai Ayip ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: 5 Hotel di Bromo yang Suguhkan Keindahan Matahari Terbit

“Kalau PPKM kami tidak terpengaruh ya karena sebelum juga SOP (standard operational procedure) sama pembatasan kunjungan itu sudah kami buat dan disepakati oleh para pihak mitra taman nasional. SOP-nya masih SOP yang awal itu,” kata Ayip.

SOP awal tersebut kemudian mengalami beberapa perubahan pada bulan November 2020. Beriringan dengan Reaktivasi Bertahap Kawasan Wisata Gunung Bromo dan Sekitarnya Tahap III yang tetap berlaku hingga kini.

Baca juga: Asyik, Kuota Wisatawan Bromo Ditambah Jadi 50 Persen

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini syarat berkunjung ke Bromo seperti dirangkum Kompas.com:

  1. Pengunjung harus dalam kondisi sehat dengan menunjukkan surat keterangan sehat dari dokter yang menyatakan bebas dari ISPA.
  2. Jika pengunjung memiliki hasil bukti negatif rapid test antigen yang masih berlaku, bisa juga ditunjukkan sebagai pengganti surat keterangan sehat dari dokter.
  3. Usia yang diperkenankan untuk memasuki kawasan TNBTS adalah kurang dari 60 tahun. Artinya, pengunjung balita dan anak-anak masih diperbolehkan.
  4. Ibu hamil dilarang memasuki kawasan TNBTSP
  5. Pengunjung wajib melaksanakan prosedur atau protokol kesehatan Covid-19 di dalam kawasan TNBTS, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sesuai protokol pencegahan Covid-19 (cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, menjaga etika memasuki kawasan TNBTS).
  6. Jika pengunjung selama di dalam kawasan tidak memakai masker dan membawa hand sanitizer tidak diperkenankan memasuki kawasan TNBTS.
  7. Pembelian tiket masuk hanya dapat dilakukan secara online melalui situs bookingbromo.bromotenggersemeru.org sesuai dengan ketersediaan kuota. Tidak ada pembelian langsung atau cash di pintu masuk kawasan TNBTS.
  8. Jumlah penumpang kendaraan maksimal 50 persen dari kapasitas kendaraan atau jasa angkutan. Jip: satu pengemudi, tiga penumpang. Motor: satu pengemudi, satu penumpang.
  9. Pengunjung ketika melakukan proses konfirmasi masuk kawasan tetap menjaga jarak dengan petugas loket, sedikitnya satu meter dan tidak berkerumun selama beraktivitas di area loket.
  10. Pengunjung wajib menggunakan masker dan sarung tangan selama berada di dalam kawasan TNBTS.
  11. Pengunjung wajib dicek suhu tubuh dengan thermogun. Jika ditemukan pengunjung dengan suhu lebih dari 37,30 derajat celsius dalam dua kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit, tidak diperkenankan masuk kawasan TNBTS.
  12. Pengunjung membawa hand sanitizer dan/atau sabun cair untuk membersihkan tangan.
  13. Pengunjung menggunakan peralatan pribadi untuk berbagai keperluan, seperti peralatan makan, minum, ibadah, dan lain-lain.
  14. Pengunjung menjaga jarak dengan pengunjung yang lain, tidak berkerumun, dan selalu menjaga ketertiban.
  15. Pengunjung berdiri pada tempat yang telah ditentukan (penanda jaga jarak) di Bukit Pananjakan, Bukit Kedaluh, Bukit Cinta dan Mentigen.
  16. Pengunjung mengikuti aturan posisi jalan (keluar masuk) yang telah ditetapkan oleh pengelola.
  17. Pengunjung dilarang ke kawah Bromo (radius 1 kilometer).
  18. Pengunjung membuang sampah pada tempatnya dan selalu menjaga kebersihan serta tidak batuk, bersin maupun membuang ludah sembarangan (menjaga etika batuk dan bersin).
  19. Pengunjung tidak membuang masker, tisu, face shield di kawasan TNBTS.
  20. Membawa kantong kresek berwarna kuning untuk membuang masker.
  21. Pengunjung bersedia menerima sanksi apabila melanggar SOP yang telah ditetapkan. Mulai dari pembinaan sampai dengan blacklist untuk memasuki kawasan.
  22. Pengunjung ikut serta menjaga kebersihan fasilitas publik, seperti: mushola, kamar mandi atau toilet, tempat parkir dan lain-lain.
  23. Pengunjung menginformasikan kepada pengelola dan/atau pemandu jika mengalami gangguan kesehatan.
  24. Untuk batas kapasitas kunjungan per harinya di setiap situs di kawasan TNBTS sudah ditetapkan, berikut rinciannya:
    • Site Bukit Cinta, 56 orang per hari
    • Site Pananjakan, 339 orang per hari
    • Site Bukit Kedaluh, 172 orang per hari
    • Site Savana Teletubies, 867 orang per hari
    • Site Mentigen, 200 orang per hari
    • Satu karcis berlaku untuk satu site Sunrise View Point dan Site Savana.
    • Site Sunrise View Point: Bukit Cinta, Pananjakan, Bukit Kedaluh, Mentigen.
    • Bagi pengunjung yang memilih Site Savana, hanya dapat ke site Sunrise View Point setelah pukul 10.00 WIB.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Travel Update
85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Travel Update
Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Travel Update
Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com