Kompas.com - 22/07/2021, 08:32 WIB
Galeri Nasional Indonesia akan dikembangkan menjadi kompleks kesenian terintegrasi seluas 6 hektar melalui sebuah sayembara nasional. Tabita/C22Galeri Nasional Indonesia akan dikembangkan menjadi kompleks kesenian terintegrasi seluas 6 hektar melalui sebuah sayembara nasional.

KOMPAS.comGaleri Nasional Indonesia (GNI), Jakarta Pusat, akan memperingati Hari Anak Nasional dengan mengadakan wisata virtual gratis pada 23 Juli 2021 pukul 10.00 – 11.30 WIB.

Kegiatan yang dilakukan melalui platform Zoom ini akan memanfaatkan teknologi video 360 derajat dan green screen.

Dalam kegiatan bertajuk Virtual Tour Rori ini, anak-anak akan diajak mengenal karya dan tokoh seni rupa melalui tiga pendekatan kuratorial.

Baca juga: Bosan di Rumah Aja? Coba Ikutan Tantangan Tiru Karya Seni #TussenKunstenQuarantaine dari Galeri Nasional

Bagian pertama, yakni Monumen Ingatan, akan menampilkan koleksi GNI yang dikontekstualisasikan dalam perkembangan sejarah nasional.

Sementara, bagian kedua yang bernama Paris 1959 Jakarta 1995 akan memperlihatkan koleksi internasional yang bersumber dari dua peristiwa penting.

Adapun, peristiwa pertama berkaitan dengan hibah seniman-seniman dunia yang berbasis di Paris di tahun 1959 melalui Atase Kebudayaan dan Pers Ilen Surianegara. Sedangkan, peristiwa kedua berkaitan dengan hibah peserta Pameran Gerakan Non-Blok tahun 1995 di Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada bagian terakhir, yakni Kode /D, terdapat pameran tematik yang menampilkan koleksi dari 20 Tahun Akuisisi Karya Seni Rupa oleh GNI periode 1999-2019.

Baca juga: Spot Instagramable di Galeri Nasional Indonesia

Gedung Galeri Nasional Indonesia bergaya kolonial Belanda, bisa jadi salah satu spot foto, Jakarta, Kamis (11/1/2018). KOMPAS.COM/Anggita Muslimah Gedung Galeri Nasional Indonesia bergaya kolonial Belanda, bisa jadi salah satu spot foto, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Karya yang dipilih untuk wisata virtual ini mengandung objek yang dekat dengan keseharian peserta, di antaranya figur keluarga, tanaman, hewan, dan warna.

Objek-objek tersebut dapat ditemui di banyak lukisan, antara lain Kapal Tenggelam karya Raden Saleh, Kakak dan Adik karya Basoeki Abdullah, Ibu karya Affandi, dan Kucing karya Popo Iskandar.

“Bagi Galeri Nasional Indonesia, tur virtual ini adalah yang pertama dan khusus ditujukan bagi anak-anak. Tentunya materi tur virtual juga disesuaikan. Anak-anak akan diajak mengenal seni rupa dengan bahasa yang mudah dimengerti dan tentunya dikemas semenarik mungkin agar anak-anak tertarik untuk belajar,” kata Kepala Galeri Nasional Indonesia Pustanto, melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: Pameran Seni Rupa Anak Indonesia Digelar di Galeri Nasional

Wisata virtual ini merupakan hasil kolaborasi antara GNI, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, dengan situs web parenting theAsianparent (tAp) Indonesia.

Jika berminat mengikuti wisata virtual ini, masyarakat bisa mendaftar melalui tautan https://form.theasianparent.com/ozv0b9ml.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Program Pemerintah, Sentul Highlands Golf Club Gelar Vaksinasi Massal

Dukung Program Pemerintah, Sentul Highlands Golf Club Gelar Vaksinasi Massal

Travel Update
9 Tempat Wisata Samosir, dari Perbukitan hingga Desa

9 Tempat Wisata Samosir, dari Perbukitan hingga Desa

Jalan Jalan
Wings Air Hentikan Sementara Penerbangan Aceh Utara-Medan

Wings Air Hentikan Sementara Penerbangan Aceh Utara-Medan

Travel Update
PPKM Diperpanjang, Layanan Keimigrasian Tatap Muka dan Online Tutup

PPKM Diperpanjang, Layanan Keimigrasian Tatap Muka dan Online Tutup

Travel Update
IHGMA Imbau Hotel Segera Sertifikasi CHSE

IHGMA Imbau Hotel Segera Sertifikasi CHSE

Travel Update
Lebih Baik Bikin E-Paspor Atau Paspor Biasa?

Lebih Baik Bikin E-Paspor Atau Paspor Biasa?

Travel Tips
Mak Yem, Sosok Legendaris Pendakian Gunung Semeru, Tutup Usia

Mak Yem, Sosok Legendaris Pendakian Gunung Semeru, Tutup Usia

Travel Update
Sejarah Danau Toba, Letusan Gunung Api yang Hampir Musnahkan Manusia

Sejarah Danau Toba, Letusan Gunung Api yang Hampir Musnahkan Manusia

Jalan Jalan
Daftar Daerah PPKM Level 2, Level 3, dan Level 4 di Pulau Jawa dan Bali

Daftar Daerah PPKM Level 2, Level 3, dan Level 4 di Pulau Jawa dan Bali

Travel Update
7 Fakta Menarik Tokyo National Stadium dalam Olimpiade Tokyo 2020, Dibuat dari Kayu

7 Fakta Menarik Tokyo National Stadium dalam Olimpiade Tokyo 2020, Dibuat dari Kayu

Jalan Jalan
Revenge Travel, Solusi Bangkitnya Ekonomi yang Berisiko Tinggi

Revenge Travel, Solusi Bangkitnya Ekonomi yang Berisiko Tinggi

Jalan Jalan
Dulu Dibantu Pemerintah, Kini Hotel Karantina Biayai Operasional Sendiri

Dulu Dibantu Pemerintah, Kini Hotel Karantina Biayai Operasional Sendiri

Travel Update
AirAsia Indonesia Perpanjang Penghentian Penerbangan Berjadwal sampai 6 September 2021

AirAsia Indonesia Perpanjang Penghentian Penerbangan Berjadwal sampai 6 September 2021

Travel Update
Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Terbaru Naik Pesawat, Simak Ketentuannya

Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Terbaru Naik Pesawat, Simak Ketentuannya

Travel Update
Dinas Pariwisata Gunungkidul: Lebih dari 7.000 Pelaku Wisata Terdampak PPKM

Dinas Pariwisata Gunungkidul: Lebih dari 7.000 Pelaku Wisata Terdampak PPKM

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X