Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sempat Tutup 3 Tahun, Maya Bay Thailand Buka Kembali

Kompas.com - 05/01/2022, 08:15 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

Sumber Reuters

KOMPAS.com - Thailand membuka kembali Maya Bay per Januari 2022 setelah sempat ditutup selama tiga tahun.

Pantai pasir putih ini populer lewat film The Beach (2000) yang dibintangi Leonardo DiCaprio. Penutupan Maya Bay dilakukan untuk memulihkan ekosistemnya setelah terkena dampak kunjungan ribuan orang setiap harinya.

Pihak berwenang menutup seluruh area Maya Bay pada 2018. Mereka mengatakan bahwa terumbu karang dan area pantai rusak oleh aktivitas turis yang terus-menerus.

Namun, melansir Reuters, sejak awal tahun 2022, beberapa pengunjung sudah diperbolehkan kembali.

"Hiu-hiu sudah kembali, terumbu karang tumbuh kembali, dan air juga menjadi jernih kembali," ungkap Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand, Yuthasak Supasorn kepada Reuters.

"Ini menunjukkan bahwa alam akan pulih setelah kita memberinya waktu jeda dan kita juga harus berusaha untuk menjaganya."

Baca juga:

Maya Bay, Thailand.UNSPLASH/ERICK FIORI Maya Bay, Thailand.

Untuk memastikan Maya Bay tetap terlindungi, Maya Bay akan membatasi hingga 375 pengunjung pada satu waktu. Selain itu, aktivitas berenang juga masih dilarang untuk saat ini.

Kapal hanya diizinkan berlabuh di lokasi yang ditentukan, yakni di belakang teluk, untuk menghindari kerusakan terumbu karang.

Adapun Maya Bay dikelilingi oleh tebing setinggi 100 meter dan berlokasi di pulau Phi Phi Leh di Laut Andaman. Pantai ini hanya bisa diakses dengan perahu dari tempat terdekat, seperti Pulau Phuket atau daratan Krabi.

Sebelum pandemi Covid-19 melanda, pariwisata di kawasan ini menyumbang sekitar 12 persen dari ekonomi Thailand dan merupakan pendorong utama pertumbuhan pariwisata. Adapun pada 2019, total wisatawan yang datang ke Thailand mencapai 40 juta orang.

Sayangnya, pariwisata massal juga membawa dampak buruk lingkungan di Thailand dan bagian lain Asia Tenggara yang memiliki pantai tropis indah, seperti area pantai menjadi tercemar dan dipenuhi sampah.

Baca juga:

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pengalaman ke Pasar Kreatif Jawa Barat, Tempat Nongkrong di Bandung

Pengalaman ke Pasar Kreatif Jawa Barat, Tempat Nongkrong di Bandung

Jalan Jalan
Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Travel Update
Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Travel Update
Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Jalan Jalan
10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

Jalan Jalan
Tanggapi Larangan 'Study Tour', Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Tanggapi Larangan "Study Tour", Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Travel Update
Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com