Rabu, 30 Juli 2014

Travel / News

Yogyakarta Masih Menjadi Destinasi Favorit Wisatawan

Minggu, 21 Juli 2013 | 10:36 WIB
KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Prajurit Bugisan mengawal Gunungan Kakung yang dibawa dari Keraton Yogyakarta menuju ke Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, pada acara tradisi Grebeg Maulud, Rabu (16/2/2011).
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih menjadi pilihan kunjungan wisatawan, baik dari wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. "Meskipun banyak daerah tujuan wisata yang menarik di Indonesia, Yogyakarta memiliki banyak keunggulan dibandingkan destinasi wisata lain di negeri ini," kata Ketua Yayasan Widya Budaya, Widi Utamingsih, di Yogyakarta, Sabtu (20/7/2013).

Menurut Widi, potensi wisata DIY cukup beragam dan tidak kalah dengan daerah lain. Hanya saja promosi wisata DIY harus dibenahi oleh para pemangku kepentingan pariwisata di daerah ini.

"Daerah tujuan wisata lain di negeri ini berlomba-lomba mempromosikan potensi wisatanya.Jika DIY kurang dalam mempromosikan potensi wisatanya maka dikhawatirkan peluang kunjungan wisatawan akan berkuranng," kata Widi Utaminingsih.

Ia mengatakan sejumlah wisatawan mancanegara yang ditemuinya saat berkunjung ke DIY selama ini menyatakan rasa kagum dengan potensi pariwisata Yogyakarta. Mereka mengatakan jika  obyek wisata daerah ini tidak hanya Keraton Ngayogyakrto, Candi Prambanan  dan Malioboro tapi ternyata masih banyak obyek wisata lain yang menarik dkunjungi termasuk pusat kerajinan tradisional.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Wisatawan asing berjalan kaki menuju obyek wisata Taman Sari, Yogyakarta. Kunjungan ke Taman Sari dan Keraton Yogyakarta yang berada di dekatnya menjadi salah satu agenda yang jarang dilewatkan wisatawan asing saat berwisata di Yogyakarta.
"Alasan mereka berkunjung ke DIY di antarnya adalah kenyamanan dan keamanan yang kondusif serta obyek wisata yang beragam," kata Widi.

Selain itu, lanjut Widi, ada beberapa alasan lain yaitu biaya hidup dan harga cenderamata yang murah serta  lingkungan budaya lokal yang masih kental dan mengakar dalam kehidupan masyarakat di daerah ini.

"Semua potensi tersebut hendaknya tetap terjaga dan lestari sehingga diharapkan mampu untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke daerah ini," tambah Widi Utaminingsih.
Editor : I Made Asdhiana
Sumber: Antara