IDB Dukung Pengembangan Wisata Halal di NTB - Kompas.com

IDB Dukung Pengembangan Wisata Halal di NTB

Kompas.com - 27/04/2016, 18:32 WIB
KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Atraksi kesenian khas Lombok, 'gendang beleq' pada peresmian Hotel d'Praya Lombok di Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (9/10/2014).

MATARAM, KOMPAS.com - Presiden Bank Pembangunan Islam atau "Islamic Development Bank" (IDB) Ahmad Mohamed Ali Al-Madani mendukung pengembangan wisata halal di Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Barat.

"Industri pariwisata halal belakangan ini banyak mengalami perkembangan, khususnya di negara Muslim dan negara anggota IDB. Mengingat konsep pariwisata halal yang sedang dikembangkan NTB, IDB sangat mendukung kerja sama dengan Provinsi NTB," kata Ahmad Mohamed Ali Al-Madani saat acara roadshow mempromosikan sidang tahunan ke-41 IDB di kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat, Selasa (26/4/2016).

Selain mendukung pengembangan wisata halal di NTB, Presiden IDB yang kini telah memasuki usia 80 tahun itu mengucapkan apresiasi dan selamat atas berbagai prestasi yang berhasil diraih NTB, khususnya penghargaan sebagai "world best halal tourism destination" dan "world best halal honeymoon destination".

KOMPAS/WAWAN H PRABOWO Wisatawan mengunjungi air terjun Sendang Gile di kaki Gunung Rinjani, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Rabu (27/1/2016). Sendang Gile menjadi salah satu situs geologi Gunung Rinjani yang mendukung dijadikannya Gunung Rinjani sebagai taman bumi (geopark) dunia.
Karena itu, Ahmad Mohamed Ali Al-Madani berharap dengan NTB menjadi wisata halal, semakin banyak wisatawan asal Timur Tengah untuk datang dan mengunjungi NTB.

Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi mengatakan meski secara fiskal NTB rendah, tetapi pertumbuhan ekonominya mampu di atas rata-rata nasional.

Untuk itu, lanjut Gubernur NTB, dalam mendukung kepariwisataan nasional dan maritim pihaknya sangat mendorong agar sejumlah pihak bisa membantu mendanai pembangunan KEK Mandalika Lombok Tengah dan Bandar Kayangan di Lombok Utara. Salah satunya melalui peran IDB.

Sebab, kedua kawasan itu memiliki arti yang cukup penting dan strategis tidak hanya bagi NTB, melainkan Indonesia. Karena, KEK Mandalika sendiri akan menjadi salah tempat pengembangan wisata halal di NTB dan Indonesia.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Warga Desa Sade di Lombok Tengah, Nusa Tenggaara Barat. Di sini wisatawan dapat melihat kehidupan dan rumah adat Suku Sasak. Warga juga menjual aneka kerajinan seperti gelang dan kalung untuk dijual kepada wisatawan.
Karena itu, Gubernur NTB berharap IDB bisa ikut berperan dalam mewujudkan pembangunan di KEK Mandalika Lombok Tengah dan Global Hub Kayangan di Kabupaten Lombok Utara tersebut.

"Ini bukan hanya mimpi NTB tetapi mimpi Presiden Joko Widodo untuk maritim Indonesia," kata Majdi.

EditorI Made Asdhiana
SumberANTARA,
Komentar

Close Ads X