Menpar Minta AirAsia Buka "Direct Flight" dari India dan China - Kompas.com

Menpar Minta AirAsia Buka "Direct Flight" dari India dan China

Wahyu Adityo Prodjo
Kompas.com - 17/04/2017, 12:35 WIB
KOMPAS.COM/Alek Kurniawan Armada AirAsia

BANTEN, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta maskapai penerbangan AirAsia Indonesia untuk membuka rute penerbangan langsung baru ke Indonesia.

Hal itu disampaikan seusai pertemuan dengan pihak manajemen AirAsia Indonesia di Kantor AirAsia Indonesia, Banten, Senin (17/4/2017).

"Untuk mencapai 15 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia kita kekurangan 2 juta seat. Oleh karenanya saya hadir di sini untuk minta dukungan ke rekan-rekan AirAsia untuk menambah rute penerbangan terutama rute-rute yang baru," kata Arief.

(BACA: Pitana: India Pasar Potensial Pariwisata Indonesia)

Menurutnya, penambahan rute baru AirAsia ke Indonesia tersebut adalah dari India dan China. Ia menambahkan dua negara tersebut adalah potensi yang paling besar di dunia.

"Jadi aneh sekali kalau dari secondary city di China tidak ada direct flight ke Indonesia. Demikian juga India itu belum ada direct flight (ke Indonesia) walaupun nanti harus transit di Kuala Lumpur," katanya.

KOMPAS.COM/Ira Rachmawati Di kawasan Uluwatu, wisatawan bisa nenyusuri pinggiran tebing batu yang indah
Menurut Menpar, 60 persen wisatawan mancanegara menyukai penerbangan langsung. Arief melanjutkan, potensi pasar wisatawan mancanegara dari India sebanyak 300.000 orang.

"Tujuannya (wisatawan India) sangat jelas pertama ke Bali, kedua Jakarta, dan Medan," jelasnya.

Chief Excutive Officer Grup AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan siap mendukung permintaan dua rute baru tersebut. Pasalnya, menurut Dendy, AirAsia memiliki pasar yang sangat kuat di China dan India. "Tentunya kami siap mendukung program-program Kementerian Pariwisata," ujar Dendy.

(BACA: Turis China dan Eropa Gemari Wisata Live On Board)

Arief menambahkan rute penerbangan baru ke China bakal dioperasikan AirAsia pada bulan Oktober. Sementara, untuk rute ke India akan dioperasikan bulan Mei.

Arief Yahya melakukan kunjungan ke kantor maskapai penerbangan nasional dan swasta serta otoritas bandara di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Senin (17/4/2017).

KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Chief Executive Officer Group AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan seusai melakukan pertemuan di Kantor AirAsia Indonesia, Banten, Senin (17/4/2017). Arief meminta AirAsia membuka penerbangan langsung dari China dan India.
Arief mengawali kunjungan kerja ke kantor maskapai penerbangan AirAsia Indonesia. Selanjutnya, maskapai Sriwijaya Air, Angkasa Pura 2, dan Garuda Indonesia juga disambangi Arief.

Kunjungan itu dalam rangka membangun komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder khususnya dari unsur 3A (airlines, airports, dan authorities) dalam mendukung target pariwisata tahun 2017 hingga 2019.

PenulisWahyu Adityo Prodjo
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM