6 Detinasi Wisata di Sumenep yang Wajib Anda Kunjungi - Kompas.com

6 Detinasi Wisata di Sumenep yang Wajib Anda Kunjungi

Muhammad Irzal Adiakurnia
Kompas.com - 07/12/2017, 08:12 WIB
Kerindangan Cemara Udang Pantai Lombang, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.KOMPAS/WAWAN H PRABOWO Kerindangan Cemara Udang Pantai Lombang, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi Anda penyuka wisata bahari, Kabupaten Sumenep di Jawa Timur bisa jadi destinasi terdekat yang Anda kunjungi. Kawasan pesisir lautnya yang kaya, menjadikan wisata baharinya amat beragam.

Dari berbagai destinasi yang dimiliki Sumenep, yaitu wisata budaya, wisata religi, wisata belanja, dan yang lainnya, mayoritas di dominasi wisata bahari. Terdapat 126 pulau yang masuk ke dalam teritori Kabupaten Sumenep.

Mulai dari pulau-pulau yang unik, pantai pasir putih yang cantik, hingga taman bawah laut yang memukau. Semua itu bisa Anda nikmati saat berkunjung ke Sumenep.

Berikut destinasi wajib yang bisa Anda kunjungi saat berlibur ke Sumenep:

1. Gili Iyang

Pulau inilah yang menjadi ikon wisata Sumenep. Namanya sudah tersohor hingga mancanegara, terutama Eropa dan China.

(Baca juga : Melancong ke Gili Iyang, Pulau Awet Muda di Sumenep)

Yang menarik dari pulau ini, merupakan pulau dengan kadar oksigen tertinggi kedua di dunia, setelah Jordania.

Pantai di Gili Iyang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Gili Iyang dikenal sebagai Pulau Awet Muda dengan kadar oksigen tertinggi kedua di dunia setelah Jordania yakni 21,5 persen. ARSIP KEMENPAR Pantai di Gili Iyang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Gili Iyang dikenal sebagai Pulau Awet Muda dengan kadar oksigen tertinggi kedua di dunia setelah Jordania yakni 21,5 persen.
Sehingga mahluk hidup di sini beraktivitas dengan segar. Tak heran banyak warga Sumenep yang berusia 130-140 tahun dan sehat.

"Pasir putih banyak, pantai indah banyak, tapi pulau sehat yang berfungsi bagi pariwisata hanya di Gili Iyang," ujar Bupati Sumenep, Busyro Karim saat meluncurkan Calendar of Event, Sumenep, di Jakarta, Selasa (5/12/2017).

(Baca juga : Sumenep Promosikan Pulau Awet Muda dan Budaya kepada Wisatawan)

Untuk menjangkau Gili Iyang hanya perlu waktu 40 menit dari pelabuhan Sumenep menggunakan kapal cepat.

2. Gili Labak

Salah satu pulau unggulan dengan keistimewaan taman bawah laut yang indah. Di sini terdapat karang yang unik, langka, banyak dicari para penyelam dunia.

Selain karangnya, di Gili Labak juga kaya dengan ikan-ikan karang yang unik nan menggemaskan.

Untuk berkunjung ke sini perlu waktu 1,5 jam dari Pelabuhan Tanjung Kota Sumenep.

3. Gili Genting, Pantai 9

Di kawasan ini, pantainya berbentuk angka sembilan. Oleh karenanya dinamakan dengan Pantai 9.

Gili Genting, biasa disebut Pulau Sembilan, di Desa Bringsang, Kecamatan Kepulauan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kini terus berbenah menjadi destinasi baru di Pulau Madura. Waktu tempuh ke pulau yang memiliki pasir putih ini sekitar 30 menit dengan perahu dari Pelabuhan Tanjung, Saronggi, Sumenep.KOMPAS/AGNES SWETTA PANDIA Gili Genting, biasa disebut Pulau Sembilan, di Desa Bringsang, Kecamatan Kepulauan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kini terus berbenah menjadi destinasi baru di Pulau Madura. Waktu tempuh ke pulau yang memiliki pasir putih ini sekitar 30 menit dengan perahu dari Pelabuhan Tanjung, Saronggi, Sumenep.
Selain keunikan bentuknya, pantai ini juga menyimpan taman laut yang tak kalah indah dari gili-gili lainnya. Banyak dive spot, dan sedang dibangun juga untuk dive centre wisatawan.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraha Kabupaten Sumenep, Sufiyanto, pantai ini jadi salah satu favorit destinasi mancanegara. Hanya butuh 30 menit dari Pelabuhan Tanjung, Kota Sumenep.

4. Pantai Lombang

Pantai Lombang ini, terbentang sepanjang 12 kilometer. Sepanjang itu pula berjejer hijaunya pohon cemara udang yang rindang.

Pengunjung di Pantai Lombang bisa mengabadikan keindahan panorama saat matahari terbenam dari tengah laut ketika air sedang surut. Setiap hari, tidak kurang dari 1.000 pengunjung menikmati pasir yang lembut dan putih untuk melepas lelah sambil merebahkan tubuh di atas pasir.
KOMPAS/AGNES SWETTA PANDIA Pengunjung di Pantai Lombang bisa mengabadikan keindahan panorama saat matahari terbenam dari tengah laut ketika air sedang surut. Setiap hari, tidak kurang dari 1.000 pengunjung menikmati pasir yang lembut dan putih untuk melepas lelah sambil merebahkan tubuh di atas pasir.
Hutan di dekat pantai inj masih asri, rindang dengan pepohonan cemara udang yang rapat. Bagus untuk berfoto di darat, maupun bawa lautnya.

5. Kasur pasir

Tak jauh dari Pantai Lombang, terdapat satu desa dengan budaya tidur diatas pasir. Jika lazimnya bahan kasur ialah pegas, busa, ataupun kapuk, masyarakat Dusun Pesisir, Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, biasa dengan kasur pasir.

Masyarakat di sana percaya kalau tidur di pasir merupakan warisan budaya leluhur. Juga bisa menjadi sumber terapi kesehatan mereka, agar terhindar dari banyak penyakit.

Keraton Sumenep di Pulau Madura, Jawa Timur.KOMPAS/WAWAN H PRABOWO Keraton Sumenep di Pulau Madura, Jawa Timur.

6. Keraton Sumenep

Keraton di Sumenep merupakan keraton terakhir yang bertahan di Jawa Timur. Bagian-bagiannya pun masih utuh, mulai penyimpanan prasasti sampai ruangan-ruangannya.

Lokasinya yang dekat dari pusat kota, membuat destinasi ini layak jadi tempat wajib Anda berkunjung ke Sumenep.

PenulisMuhammad Irzal Adiakurnia
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM