Salin Artikel

Houtong, Desa Kucing di Taiwan

KOMPAS.com – Banyak turis Indonesia yang traveling ke Taiwan untuk wisata kuliner di Taipei. Ibu kota Taiwan ini memang tersohor oleh banyaknya night market atau pasar malam dengan suguhan makanan yang menggugah selera.

Tapi Taiwan punya suguhan lain yang tak kalah menarik, terutama bagi feline atau pecinta kucing.

Adalah Houtong, sebuah desa di utara Taiwan yang mayoritas “penduduk”-nya adalah kucing. Dilansir dari CNN Travel, Berdasarkan survey oleh New Taipei City Government Animal Protection and Health Inspection Office, Houtong menjadi habitat dari sekitar 286 kucing pada 2017. Jumlah tersebut lebih banyak 50 angka dibanding dua tahun sebelumnya.

Saking identiknya, Houtong punya beragam atraksi bertema kucing. Mulai dari jembatan berbentuk kucing, tempat makan kucing di pinggir jalan, petunjuk jalan dengan motif kucing, sampai kafe bertema kucing.

Kota tambang

Sebelum populer sebagai kota kucing, Desa Houtong terkenal dengan teknologi pertambangan yang terbilang cukup maju. Sehingga sebanyak 6.000 penduduk memanfaatkannya sebagai sumber mata pencaharian.

Namun pada tahun 1990, sektor pertambangan di desa itu terpuruk hingga akhirnya ditinggalkan oleh penduduk. Semenjak itu, Houtong seperti desa mati dengan hanya ditinggali 100 penduduk.

Seiring berjalannya waktu, Desa Houtong secara berangsur mulai didatangi kucing liar dari berbagai penjuru. Tak disangka, pada tahun 2010, hewan berkaki empat itu menarik fotografer dan pecinta kucing untuk menyaksikan langsung habitat kucing di pedesaan.

Para relawan pun turut berdatangan untuk merawat ratusan kucing itu, bahkan mereka memberinya nama julukan sebagai bentuk kasih sayang dan empati.

Bangkit kembali

Houtong tumbuh menjadi desa yang berdaya-guna dengan mengembangkan bisnis pariwisata bersama para kucing liar. Pemerintah lokal sudah melakukan vaksinasi kepada ratusan kucing sehingga para wisatawan bisa bermain dan memberi makan tanpa takut dibayangi masalah kesehatan.

Pada tahun 2012, Houtong menjadi tempat pegelaran festival lentera kucing. Selain itu, sebagai bentuk dedikasi kepada kehidupan pertambangan pada era sebelumnya, penduduk mendirikan taman museum di tengah desa pada tahun 2010.

Houtong berjarak sekitar satu jam perjalanan menggunakan kereta arah Yilan menuju Ruifang dari Stasiun Taipei sampai berhenti di Stasiun Houtong.

https://travel.kompas.com/read/2019/04/02/201200927/houtong-desa-kucing-di-taiwan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Travel Update
Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Travel Update
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.