Salin Artikel

5 Obyek Wisata "Tersembunyi" di Bekasi

Sebagai salah satu wilayah penyangga Ibu Kota, Bekasi kerap dilalui pengguna kendaraan bermotor untuk pulang-pergi ke tempat kerja. Sejumlah bus juga sering terlihat berlalu-lalang sebagai moda transportasi pilihan warga setempat.

Di balik itu, Bekasi tetap memiliki obyek wisata yang barangkali luput oleh para calon wisatawan. Berikut ini obyek wisata tersembunyi yang ada di wilayah Bekasi:

1. Situ Cibeureum

Di sini, pengunjung bisa melakukan banyak hal seperti bersepeda, memancing, atau sekadar berjalan-jalan menikmati keindahan danau cekung seluas 2 hektar tersebut.

Di bagian tengah danau, terdapat gundukan tanah yang ditumbuhi sebuah pohon sehingga terlihat menyerupai pulau kecil di antara hamparan air tawar.

Pengunjung disuguhkan beberapa saung bermaterial bambu untuk menyantap hidangan yang dijual di sekitar danau. Toilet umum, kios souvenir, dan lahan parkir juga disediakan untuk pengunjung yang ingin berlama-lama di sini.

2. Curug Parigi

Curug ini berada di perbatasan Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor, tepatnya di Jalan Pangkalan 5, Kampung Parigi, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Jika ingin mengunjungi curug ini, disarankan menggunakan kendaraan roda dua kalau ingin cepat sampai. Lantaran, lalu-lintas menuju curug bisa dibilang cukup padat.

Biaya masuk mobil berkisar Rp 10.000, motor Rp 5.000, dan sepeda Rp 2.000. Sementara per orang dikenai biaya Rp 5.000.

Air terjun di sini cukup deras, tetapi relatif dangkal sehingga pengunjung bisa bermain air di sana. Namun, tetap utamakan keselamatan.

3. Klenteng Hok Lay Kiong

Rumah ibadah yang terletak di Jalan Kenari, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat diperkirakan berusia 300 tahun. Meski sudah berdiri lama, bangunan ini masih terlihat kokoh.

Ketika memasuki ruang dalam, pengunjung akan langsung menghirup aroma dupa yang terbakar.

Dua minggu usai perayaan Imlek, biasanya Klenteng ini mengadakan Cap Go Meh yang disertai pawai rakyat. Masyarakat umum bisa mengunjungi dan menonton secara cuma-Cuma.

Rumah peribadatan ini selalu dipugar, dirawat, dan diperbaiki oleh yayasan pemilik Klenteng.

4. Muara Gembong

Pantai sekaligus ekowisata mangrove ini berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Teluk Jakarta di barat, Kabupaten Karawang di timur, dan kecamatan Babelan di selatan.

Muara Gembong  berjarak 70 kilometer atau sekitar 2 jam perjalanan dari pusat Kota Bekasi.

Pengunjung bisa melihat langsung pemandangan burung-burung laut yang sedang migrasi dari Laut China Selatan dan Samudera Pasifik pada September hingga Januari. Jika beruntung, pengunjung bisa juga bertemu lutung hitam, salah satu hewan langka.

Jika ingin bertamasya, menyantap ikan bakar setelah menjelajahi hutan bakau sepanjang 17 kilometer dengan merogoh kocek kurang dari Rp 100.000 bisa menjadi salah satu pilihan.

5. Bumi Perkemahan Karang Kitri

Perkemahan ini terletak di Jalan Desa Karang Mulya RT. 001 RW. 001, Kecamatan Bojongmangu, Kampung Karang Kitri, Kabupaten Bekasi.

Tempat ini cocok sebagai tempat berkumpul bersama keluarga pada hari libur sekolah ataupun tanggal merah. Dengan panorama alam yang indah, pengunjung tak akan menemukan asap kendaraan seperti di pusat kota.

Tak hanya berkemah, pengelola perkemahan juga menyediakan paket outbound yang bisa dilakukan bersama keluarga atau rekan terdekat.

https://travel.kompas.com/read/2019/04/09/220400227/5-obyek-wisata-tersembunyi-di-bekasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.