Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Unik! Hotel Apung Mewah di Swedia Punya Pemandian Es Raksasa

KOMPAS.com - Saat berkunjung ke Swedia, tepatnya ke Lapland, kamu akan menemukan sesuatu yang unik. Sebab, di sana terdapat sebuah hotel apung yang dikelilingi oleh perairan dingin khas kawasan paling utara tersebut.

Melansir CNN Travel, Selasa (11/2/2020), hotel apung bernama Arctic Bath tersebut memiliki sebuah pemandian es raksasa yang terletak di tengahnya.

Jika kamu terbiasa menghadapi udara dingin dan memutuskan untuk berendam di sana, kamu akan merasakan pengalaman spa yang menakjubkan.

“50 persen dari pengunjung yang datang mengatakan bahwa mereka tidak akan melakukannya lagi (berendam di pemandian es). Tapi setidaknya 90 persen benar-benar mencoba pemandian esnya lebih dari sekali dan mereka sangat senang!” tutur CEO Arctic Bath Peter Engstrom mengutip CNN Travel.

Namun jika kamu lebih memilih berendam dan menikmati sensasi spa pada umumnya, kamu bisa mengunjungi beberapa ruang sauna dan pemandian yang berada di dalam hotel tersebut.

Hotel apung terbaru yang berada di sungai Lule ini memiliki bentuk bulat. Untuk menuju ke bangunan hotel tersebut, kamu harus menelusuri sebuah jalanan kecil yang terbuat dari kayu. 

Desain unik

Hotel berbentuk bulat tersebut didesain menyerupai beberapa bongkahan kayu yang terdampar di perairan Swedia. Arctic Bath memiliki 12 kamar yang terletak di setiap ujung bangunan, cukup dekat dengan bantaran air.

Kabin-kabin yang memiliki dekorasi interior khas Scandi-chic tersebut menawarkan pemandangan indah langit Swedia yang dapat kamu nikmati sembari bersantai di dalam ruang minimalis.

Desain Arctic Bath pertama kali diluncurkan kepada publik pada awal tahun 2018 lalu. Desain arsitektur dengan tema perairan tersebut langsung menangkap perhatian para pelancong di seluruh dunia.

Meski Arctic Bath memiliki tema perairan, mereka juga mengedepankan kebugaran. Hidangan yang disajikan merupakan sajian sehat yang memiliki bahan dasar dari wilayah setempat. Sementara pemandian es dapat meringankan sakit otot.

Engstrom mengatakan kepada CNN Travel bahwa membangun hotel dari desain menjadi sebuah bangunan yang nyata tidak selamanya mudah.

Dia mengatakan bahwa jika timnya mengetahui akan ada sebuah permasalahan teknis, ada kemungkinan desain Arctic Bath akan dirombak ulang.

Keputusan untuk menempatkan beberapa kamar di dataran dekat sungai Lule diputuskan cukup lama setelah proses pembangunan hotel berjalan.

Engstrom mengatakan bahwa meski pembangunan di dataran memang cukup mudah dibandingkan di atas air, tetapi bangunan di dataran juga memiliki beberapa tantangannya sendiri.

Beberapa di antaranya adalah memastikan bahwa ketinggian kabin tidak memiliki pengaruh akan aliran air bersih dan sambungan listrik.

Pembangunan kabin di atas tanah dilakukan untuk menghindari dampak terhadap lingkungan. Sebab, etos hotel apung tersebut adalah kelestarian lingkungan.

Apabila kamu ingin merasakan sensasi tidur di hotel apung di tengah perairan dingin Swedia, kamu hanya perlu menempuh waktu sekitar 1 jam 15 menit saja dari Bandara Lulea.

Siapkan budget sekitar 8.800 krona Swedia atau sekitar Rp 12.500.000-an per malam, seperti tertera di laman resmi hotel.

Hotel yang kini sudah buka tidak hanya menawarkan pengalaman menginap dan pemandangan yang unik, namun juga menawarkan hidangan kuliner kelas satu di restorannya.

Kamu juga bisa memandang aurora borealis saat musim dingin tiba.

https://travel.kompas.com/read/2020/02/11/180000127/unik-hotel-apung-mewah-di-swedia-punya-pemandian-es-raksasa

Terkini Lainnya

Kemenuh Butterfly Park Bali Punya Wahana Seru

Kemenuh Butterfly Park Bali Punya Wahana Seru

Jalan Jalan
Kemenuh Butterfly Park Bali: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kemenuh Butterfly Park Bali: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Kapal Wisata Terbakar di Labuan Bajo, Wisatawan Diimbau Hati-hati Pilih Kapal

Kapal Wisata Terbakar di Labuan Bajo, Wisatawan Diimbau Hati-hati Pilih Kapal

Travel Update
5 Tips Traveling Saat Heatwave, Apa Saja yang Harus Disiapkan

5 Tips Traveling Saat Heatwave, Apa Saja yang Harus Disiapkan

Travel Tips
Penerbangan Bertambah, Sandiaga: Tiket Pesawat Mahal Sudah Mulai Tertangani

Penerbangan Bertambah, Sandiaga: Tiket Pesawat Mahal Sudah Mulai Tertangani

Travel Update
Pencabutan Status Bandara Internasional Tidak Pengaruhi Kunjungan Turis Asing

Pencabutan Status Bandara Internasional Tidak Pengaruhi Kunjungan Turis Asing

Travel Update
Bagaimana Cara agar Tetap Dingin Selama Heatwave

Bagaimana Cara agar Tetap Dingin Selama Heatwave

Travel Tips
Gedung Pakuan di Bandung: Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Gedung Pakuan di Bandung: Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Travel Update
Jogging with View di Waduk Tandon Wonogiri yang Berlatar Perbukitan

Jogging with View di Waduk Tandon Wonogiri yang Berlatar Perbukitan

Jalan Jalan
7 Tips Berkemah di Pantai agar Tidak Kepanasan, Jangan Pakai Tenda di Gunung

7 Tips Berkemah di Pantai agar Tidak Kepanasan, Jangan Pakai Tenda di Gunung

Travel Tips
Berlibur ke Bangkok, Pilih Musim Terbaik untuk Perjalanan Anda

Berlibur ke Bangkok, Pilih Musim Terbaik untuk Perjalanan Anda

Travel Tips
Cuaca Panas Ekstrem, Thailand Siapkan Wisata Pagi dan Malam

Cuaca Panas Ekstrem, Thailand Siapkan Wisata Pagi dan Malam

Travel Update
Pantai Kembar Terpadu di Kebumen, Tempat Wisata Edukasi Konservasi Penyu Tanpa Biaya Masuk

Pantai Kembar Terpadu di Kebumen, Tempat Wisata Edukasi Konservasi Penyu Tanpa Biaya Masuk

Travel Update
Siaga Suhu Panas, Petugas Patroli di Pantai Bangka Belitung

Siaga Suhu Panas, Petugas Patroli di Pantai Bangka Belitung

Travel Update
Cara ke Museum Batik Indonesia Naik Transjakarta dan LRT

Cara ke Museum Batik Indonesia Naik Transjakarta dan LRT

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke