Salin Artikel

TMII Kini Dikelola Badan Pengelola Borobudur dan Prambanan

KOMPAS.com – Tempat wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta Timur telah memasuki fase baru, khususnya dari segi kepengelolaan.

Sejak 1 Juli 2021, tempat wisata seluas 150 hektar tersebut telah berada di bawah naungan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero) atau PT TWC.

Kabar tersebut diumumkan di akun Instagram resmi PT TWC pada Jumat (2/7/2021).

Dalam unggahan tersebut tertulis, Sekretaris Menteri Sekretariat Negara Setya Utama menegaskan bahwa per 1 Juli 2021 Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) telah resmi melakukan kerja sama pengelolaan TMII kepada PT TWC.

Adapun, bentuk kerja sama yang dimaksud adalah Kerja Sama Pemanfaatan (KSP).

Kompas.com melaporkan, selama berlangsungnya bentuk kerja sama tersebut, obyek KSP tetap menjadi milik Kemensetneg. PT TWC tidak boleh mengalihkan atau menjaminkan kepada pihak lain.

“Tanggal 1 Juli 2021 menandakan babak baru dimulainya pengelolaan TMII oleh PT TWC, sekaligus menandai berakhirnya kerja para direksi TMII yang lama, terkait dengan status pegawai, sesuai dengan Perpres (Peraturan Presiden), masih dapat dipekerjakan kembali dengan mekansime yang berlaku sesuai tata kelola BUMN,” kata Setya.

Ia menambahkan, PT TWC sudah memiliki konsep pengembangan TMII berdasarkan Perpres 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). 

Salah satu fokusnya adalah mentransformasi TMII sebagai kawasan untuk menikmati budaya Indonesia.

Selain itu, TMII akan direvitalisasi dengan konsep Indonesia Opera. Artinya, tempat wisata tersebut akan menawarkan kekayaan potensi daerah dan budaya Indonesia secara relevan dan inspiratif.

Setya pun menjelaskan alasan terpilihnya PT TWC adalah karena berhubungan dengan upaya melestarikan budaya Indonesia.

“Kita memilih PT TWC sebagai BUMN untuk mengelola TMII secara proper, bukan kepada korporasi swasta yang mungkin menjanjikan keuntungan lebih besar kepada negara, karena kita tidak berorientasi mengeruk keuntungan semata. Misi kita lebih kepada upaya menjaga dan tetap melestarikan budaya melalui pariwisata yang telah menjadi landmark-nya TMII,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan Kompas.com pada 16 April 2021, pengelolaan TMII diambil alih negara. 

Hal tersebut juga menandakan berakhirnya penguasaan dan pengelolaan TMII oleh Yayasan Harapan Kita berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 51 Tahun 1977. 

https://travel.kompas.com/read/2021/07/03/212900927/tmii-kini-dikelola-badan-pengelola-borobudur-dan-prambanan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.