Salin Artikel

Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Desa Wisata Selasari Pangandaran Andalkan Wisata Alam

KOMPAS.com - Desa Wisata Selasari di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, merupakan salah satu desa yang mengandalkan wisata berbasis alam dan budaya.

Jarak desa wisata itu dengan Bandara Nusawiru adalah 18 kilometer (km) dengan lama berkendara sekitar 33 menit.

Sebagai informasi, desa ini juga masuk 50 besar desa wisata terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Ajang tersebut digagas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). 

Menurut keterangan resmi yang Kompas.com terima, Jumat (15/10/2021), Desa Wisata Selasari memiliki beragam potensi, mulai dari wisata alam dan budaya hingga kriya dan kuliner.

"Saya tadi melihat begitu banyak potensi, mulai dari potensi budaya, dan juga potensi alam. Seperti kegiatan river tubing atau body rafting yang sudah cukup viral," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Rabu (13/10/2021).

Berdasarkan laman jadesta.com, Desa Wisata Selasari memiliki sejumlah lokasi wisata alam, salah satunya Santirah River Tubing.

Aktivitas yang dilakukan bagi wisatawan yang mengunjungi Santirah River Tubing, yakni melewati sungai sepanjang 1,5 km selama sekitar dua jam, melintasi jeram, memasukki empat gua sepanjang 8-100 meter, dan melewati beberapa air terjun. 

Wisatawan akan dipandu oleh pemandu profesional. Mereka juga wajib memakai helm dan life jacket. 

Adapun biaya untuk mengikuti aktivitas ini mulai dari Rp 150.000.

  • Keindahan Desa Wisata Cikolelet Banten, Punya Pemandangan Air Terjun
  • Desa Wisata Sukarame di Pandeglang, Punya Wisata Konservasi Bawah Laut

Potensi lainnya


Desa wisata yang berada di ketinggian 200-500 meter di permukaan laut (mdpl) ini juga memiliki potensi lainnya.

Wisatawan yang berkunjung bisa menyaksikan kesenian Renggang Gunung dan tari Lengser. 

Dari segi potensi kriya, Desa Wisata Selasari juga memiliki hasil daur ulang sampah plastik dan anyaman lidi.

Sedangkan dari segi kuliner, terdapat pakis crispy, madu, kopi, dan gula semut.

"Produk-produk ekonomi kreatif di sini juga luar biasa. Menurut saya ini menjadi semangat kita untuk bangkit dan saya yakin ini adalah sinyal kebangkitan kita pascapandemi, tapi tentunya protokol kesehatannya harus dipatuhi secara ketat dan disiplin," ujar Sandiaga.

  • 50 Desa Wisata Terbaik di Indonesia
  • Tantangan Mempertahankan Desa Wisata Saat Sudah Berkembang

Kesulitan tersambung dengan internet

Terlepas dari potensi yang ada, Desa Wisata Selasari masih mengalami kesulitan dari sisi konektivitas internet. 

Di sela-sela kunjungannya, Sandiaga menghubungi pihak Tower Bersama Group guna memetakan sejumlah lokasi tempat pendirian tower internet provider. 

https://travel.kompas.com/read/2021/10/15/204839227/masuk-50-desa-wisata-terbaik-desa-wisata-selasari-pangandaran-andalkan-wisata

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.