Salin Artikel

8 Benda yang Dilarang untuk Dibawa ke Kabin Pesawat, Ini Daftarnya

KOMPAS.com  - Peraturan untuk naik transportasi udara memang lebih ketat jika dibandingkan ketentuan naik transportasi darat. 

Misalnya saja soal daftar benda yang tidak diizinkan dibawa ke dalam kabin pesawat oleh penumpang di dalam tas jinjing atau tas bawaan.

Daripada bingung dan belum mengetahui secara pasti benda apa saja itu. Berikut Kompas.com akan membagikan daftar benda yang dilarang untuk dibawa ke dalam pesawat yang wajib diketahui calon penumpang. 

1. Benda tajam (alat dapur)

Sudah menjadi peraturan umum jika benda tajam dilarang untuk dibawa dalam tas jinjing ke kabin saat naik pesawat. 

Benda tajam yang tak diizinkan itu termasuk pemotong kotak, pemecah es, pisau, golok daging, silet, pedang, dan gunting dengan mata pisau lebih panjang dari empat inci atau sekitar 10 centimeter (cm). 

Sementara itu, untuk pisau plastik atau pisau mentega dengan mata pisau yang tak tajam atau bundar masih diperbolehkan untuk dibawa, dikutip dari USA Today, Sabtu (25/6/2022). 

Sebenarnya ada juga benda tajam yang boleh dibawa di dalam tas, tapi saat diperiksa wajib untuk dibungkus lebih dahulu. 

Namun, itu semua kembali lagi kepada peraturan maskapai penerbangan yang dipilih oleh penumpang.

2. Senjata api

Selain benda tajam, senjata api juga dilarang untuk dimasukan ke dalam tas jinjing yang akan ikut dibawa masuk ke kabin pesawat. 

Suar maupun bubuk mesiu juga dilarang untuk dibawa, baik itu di dalam bagasi kabin maupun bagasi terdaftar atau bagasi pesawat.

Meski dimasukkan ke dalam wadah tertutup dan terkunci dengan bahan yang keras, pihak bandara tetap akan memeriksa dan membongkarnya.  

Adapun pistol udara terkompresi masih diperbolehkan untuk dibawa dalam bagasi terdaftar dengan silinder udara terkompresi wajib dilepas. 

Kemudian, untuk amunisi mungkin masih diizinkan untuk dibawa. Namun, aturannya akan berbeda-beda tergantung pihak maskapai penerbangan. 

Benda lain yang boleh dibawa di dalam bagasi terdaftar, meliputi pemantik api, bagian dari senjata, senjata pelet (pistol udara), replika senjata yang realistis, senjata BB (ballbearing) dan pistol starter.


3. Alat-alat untuk seni bela diri dan keamanan diri

Benda lain yang dilarang dibawa serta di dalam tas jinjing adalah peralatan bela diri dan peralatan keamanan diri.

Namun, masih ada peralatan bela diri dan peralatan keamanan diri yang bisa dibawa dalam bagasi terdaftar, misalnya gada, pepper spray, kunai, night sticks, stun guns, brass knuckles, dan billy clubs.

Khusus untuk  gada dan pepper spray  wajib dipasangi  alat pengaman untuk mencegah pelepasan selama proses pengangkutan.

4. Peralatan Olahraga

Perlu diketahui bahwa sebagian besar peralatan juga olahraga dilarang untuk dibawa ke dalam kabin pesawat. 

Peralatan itu adalah pemukul bisbol, busur dan anak panah, pemukul kriket, tongkat hoki dan lacrosse, tongkat ski, tongkat golf, tongkat biliar, serta senjata tombak.

Semua benda yang disebutkan itu hanya boleh diangkut ke dalam bagasi terdaftar.


5. Peralatan tukang

Berikutnya, benda yang tidak boleh dibawa ada alat-alat yang biasa dipakai untuk pertukangan, misalnya seperti kapak, palu, bor, mata bor, dan tongkat ternak.

Kemudian, gergaji dan alat-alat yang lebih panjang dari tujuh inci atau sekitar 10 cm juga tak boleh dibawa ke kabin. Seluruh peralatan tersebut hanya bisa diangkut ke dalam bagasi terdaftar.

Peralatan yang boleh dibawa ke dalam tas jinjing adalah obeng dan kunci pas yang panjangnya sekitar 10 cm atau kurang dari itu. 

6. Bahan peledak dan benda cair mudah terbakar

Seluruh bahan peledak diketahui tak boleh dibawa, termasuk benda cair yang mudah terbakar maupun bahan kimia yang melumpuhkan.

Benda tersebut tak boleh diangkut, baik di bagasi kabin maupun bagasi terdaftar, demi keselamatan bersama selama penerbangan.

Contoh benda yang dilarang ada detonator (tutup peledak), dinamit, suar, granat, kembang api, replika bahan peledak, aerosol, bahan bakar apa pun, bensin, obor gas, korek api, pengencer cat, pemutih, klorin, dan cat semprot. 

Intinya, benda apa pun yang mudah terbakar dilarang untuk dibawa saat penerbangan. Jika masih ragu bisa langsung menghubungi maskapai yang bersangkutan. 


7. Aturan terkait cairan yang boleh dibawa

Selama melakukan penerbangan, penumpang boleh membawa cairan. Namun, hanya dalam jumlah yang terbatas.

Berdasarkan aturan yang ada, cairan yang boleh dibawa di dalam botol maksimal adalah 3,4 ons atau sekitar 100 mililiter (ml).

Harap seluruh botol dimasukan ke dalam kantong plastik zip lock dan untuk satu orang hanya diperbolehkan membawa satu kantung. 

Bagi penumpang yang membawa ASI, susu formula dan obat-obatan cair, mereka diizinkan untuk tetap membawanya, asal melaporkan bawaan tersebut di pos pemeriksaan keamanan.

8. Lilin berjenis gel 

Lebih lanjut, masih ada lagi benda lainnya yang tidak boleh dibawa ke dalam kabin atau tas jinjing, yakni lilin dengan jenis gel.

Lilin tersebut hanya bisa diangkut lewat bagasi terdaftar, dilansir dari Real Simple.

Sementara itu, jika membawa lilin padat penumpang masih bisa memasukkannya ke dalam tas jinjing. 

https://travel.kompas.com/read/2022/06/26/070700927/8-benda-yang-dilarang-untuk-dibawa-ke-kabin-pesawat-ini-daftarnya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.