Salin Artikel

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

KOMPAS.com – Qatar akan menjadi tuan rumah perhelatan Piala Dunia 2022 yang berlangsung pada akhir tahun ini. 

Demi menyukseskan Piala Dunia di Qatar, ada delapan tempat yang akan digunakan dan semuanya berada dalam radius 50 kilometer (km) dari Ibu Kota Qatar, Doha. 

Setelah Qatar melangsungkan Piala Dunia 2022, Federation International de Football Association (FIFA) mengumumkan bahwa selanjutnya ada tiga negara yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026. 

Tiga negara itu adalah Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko. Ketiganya diketahui sudah mempersiapkan sejumlah tempat untuk dijadikan tempat pertandingan Piala Dunia 2026, dikutip dari The National News, Sabtu (2/7/2022). 

Amerika Utara telah dipilih untuk menyelenggarakan final, lalu 16 lokasi lainnya juga telah diumumkan oleh FIFA pada pada Jumat (17/6/2022). 

Lokasi yang dipilih, meliputi Atlanta, Boston, Dallas, Houston, Kansas City, Los Angeles, Miami, New Jersey, Philadelphia, San Francisco, Seattle di Amerika Serikat; Guadalajara, Mexico City, dan Monterrey di Meksiko; serta Toronto dan Vancouver di Kanada.

Melihat adanya banyak lokasi untuk penyelenggaraan pertandingan, tentunya memunculkan tantangan baru, seperti jarak dan perbedaan zona waktu.  

Misalnya, Amerika Serikat merupakan negara yang luas serta punya sembilan zona waktu, perbedaan waktunya bisa mencapai tiga jam dari pantai ke pantai. 

Belum lagi, ada Meksiko dan Kanada yang juga dijadikan tempat untuk menggelar pertandingan, tentunya tantangan akan semakin meningkat.  

FIFA diketahui sudah menyadari tantangan apa  yag akan dihadapi saat mengumumkan kota mana saja yang akan jadi tuan rumah. 

Oleh karena itu, Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan untuk menempatkan tim di "klaster" regional untuk meminimalisasi perjalanan.

“Ketika Anda berurusan dengan wilayah yang luas seperti Amerika Utara, kami perlu memperhatikan para penggemar, dan memastikan bahwa tim bermain dalam kelompok, sehingga penggemar dan tim tidak harus melakukan perjalanan jauh,” jelas Infantino.

Untuk diketahui, jarak antara San Fransisco dan Boston hampir 5.000 kilometer (km) lewat jalan darat, sedangkan jika naik pesawat butuh waktu tempuh hingga 6,5 jam.  

Kemudian, jarak antara Vancouver dan New York sekitar 4.800 km. Sementara itu, untuk Kota Mexico dekat ke Amerika tengah. Berdasarkan hal itu, faktor utama yang harus dipertimbangkan oleh tim, penggemar, dan kontingen turnamen adalah masalah mobilitas.

Dalam mengatasi perpindahan tempat terlalu sering, pertandingan tim Amerika Serikat akan digelar di tempat-tempat yang menjadi rumah bagi tim NFL (National Football League).

Jadi, baik tim, kontingen turnamen, dan penggemar tak perlu menempuh perjalanan jauh hanya untuk menonton pertandingan. 

Sebagai informasi, delapan dari 11 stadion AS diketahui punya rumput sintetis dan nantinya akan dipasangi rumput yang sesuai standar. 

Kemudian, beberapa stadion, yang saat ini tidak dapat memenuhi standar ukuran (68 x 105 meter) untuk menggelar pertandingan sepak bola, akan direnovasi. Nantinya, kursi di pinggir lapangan akan disingkirkan agar luasnya bisa memenuhi standar.  

Hal lain yang juga diperhatikan adalah meningkatnya jumlah tim yang berpartisipasi dari 32 menjadi 48. 

Diketahui bahwa dalam Piala Dunia 2026, Amerika Utara kembali menjadi tuan rumah setelah terakhir kalinya berhasil menggelar Piala Dunia pada 1994. Pada waktu itu, tercatat total 3.59 juta penonton dengan rata-rata 68,991 penonton per pertandingan.

Adapun kapasitas stadion AS untuk Piala Dunia 2026 secara keseuluruhan adalah 60.000 penonton dan bisa diisi lebih banyak lagi.

Berdasarkan rencana FIFA pada Piala Dunia 2026 yang ingin mengatur pertandingan secara regional, mau tak mau penggemar harus membuat keputusan secara bijak dalam memlih mana pertandingan yang ingin dilihatnya. 

Hal itu harus dilakukan guna menghindari perpindahan tempat secara tiba-tiba mengingat jarak dari satu stadion ke stadion lainnya yang cukup jauh. Belum lagi jika harus menonton pertandingan di negara yang berbeda.  

Jika ada dua pertandingan yang saling bedekatan waktunya tapi jaraknya jauh, kamu terpaksa harus mengorbankan salah satunya.

Meski begitu, bagi calon penonton yang ingin melakukan perjalanan, misalnya dari kota satu ke kota lainnya atau dari negara satu ke negara lainnya, bisa naik pesawat. 

Selain pesawat, jika ingin berpergian di wilayah Amerika Utara ada sejumlah moda transportasi yang bisa dipilih seperti bus, kereta, atau perjalanan darat naik kendaraan pribadi.

Namun, perlu diingat bahwa waktu tempuhnya cukup memakan waktu meski naik pesawat sekali pun. Misalnya dari San Francisco ke Boston.

Berdasarkan situs perencanaan perjalanan Rome2rio, dari Boston ke San Fransisco bisa naik kereta, bus, dan pesawat. 

Bagi penggemar yang ingin menempuh perjalanan via darat dari San Francisco ke Boston butuh waktu hingga berhari-hari untuk sampai.

Sementara itu, naik pesawat akan memangkas waktu, tapi tetap dibutuhkan waktu berjam-jam dan tentunya juga membutuhkan banyak biaya hingga ratusan dolar Amerika Serikat yang jika dirupiahkan mencapai jutaan rupiah.

https://travel.kompas.com/read/2022/07/02/213100027/piala-dunia-2026-digelar-di-3-negara-dan-16-kota-simak-stadionnya

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Travel Update
20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

Travel Update
13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

Travel Tips
Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Travel Update
30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

Jalan Jalan
Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Travel Update
Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Travel Update
5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

Jalan Jalan
3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

Jalan Jalan
20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

Travel Update
Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Travel Update
5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

Jalan Jalan
7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Travel Update
Uniknya Rumah Adat Sasak Ende Lombok, Lantainya Dilapisi Kotoran Sapi

Uniknya Rumah Adat Sasak Ende Lombok, Lantainya Dilapisi Kotoran Sapi

Jalan Jalan
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.