Kompas.com - 12/07/2013, 15:33 WIB
EditorI Made Asdhiana
MANADO, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkeinginan menyatukan data tentang pariwisata Sulawesi Utara (Sulut) terutama Bunaken.

"Dengan adanya data dari berbagai pemangku kepentingan akan memunculkan informasi akurat dan otentik tentang pariwisata di Sulut," kata Pelaksana Teknis Destination Management Organization (DMO) Bunaken Kemenparekraf, Danesta Febianto Nugroho, di Manado, Kamis (11/7/2013).

Ia mengatakan, data valid akan dihasilkan jika ada perpaduan antara Badan Pusat Statistik, Dinas Komunikasi dan Informatika, hingga para staf Pemerintah Kota Manado disatukan.

Ketua DMO Bunaken, Winda Mingkid mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menyatukan persepsi dalam hal memberikan data mengenai tempat wisata.

"Karena selama ini informasi pariwisata selalu berbeda-beda antara institusi satu dengan lainnya, padahal hal tersebut salah, karena akan membuat wisatawan tidak tertarik," katanya.

Menurut Winda, ada cukup banyak hal penting untuk menarik wisatawan agar semakin banyak yang datang ke Bunaken, namun informasi harus sama antara institusi satu dengan yang lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.