Kompas.com - 24/07/2013, 12:09 WIB
EditorI Made Asdhiana
BANDUNG, KOMPAS.com — Kelanjutan pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di kawasan Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, merangkul investor lokal yakni Alam Sutra dengan kepemilikan saham 97 persen, yang akan dimulai pada Agustus 2013.

"Batu fondasi sebagai tanda pembangunan kembali patung akan ditata sekitar 300 meter di selatan lokasi patung yang ada sekarang," kata pematung Nyoman Nuarta sebagai inisiator pembangunan GWK di bengkel kerjanya di Bandung, Selasa (23/7/2013) malam.

Nuarta bertekad merampungkan pembangunan megaproyek yang sempat mangkrak itu dalam waktu tiga tahun mendatang untuk menjadi "landmark" pariwisata Indonesia di abad modern.

"Dengan dilanjutkannya kembali pembangunan megaproyek tersebut, GWK seolah dilahirkan kembali. Peletakan batu pertama fondasi patung dilakukan pada 23 Agustus 2013," ujar Nuarta.

Upaya itu menyangkut beberapa komitmen penting, antara lain sejak peletakan batu pertama pembangunan GWK pada Minggu, 8 Juni 1997, 16 tahun silam, pembangunan patung monumental ini terhenti beberapa tahun akibat berbagai hambatan.

Pihaknya, menurut Nuarta, hanya mampu membangun bagian dada, dan kepala tanpa tangan Wisnu. Meskipun, kawasan GWK sebagai "cultural park" sudah sebagian besar berhasil diselesaikan. Kawasan GWK saat ini menjadi destinasi wisata baru yang mampu menarik kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 2.000 hingga 3.000 orang setiap hari.

Nyoman Nuarta menambahkan, patung Wisnu yang belum selesai sebagaimana yang terdapat sekarang tetap akan dibiarkan seperti sedia kala. Tubuh dan kepala Wisnu di kawasan GWK kini sudah menjadi bagian dari sejarah perjalanan kebudayaan Indonesia dan Bali pada khususnya.

DOK INDONESIA.TRAVEL Garuda Wisnu Kencana berada di atas dataran tinggi batu kapur dan dari sana Anda dapat memandang panorama kawasan wisata di pesisir selatan Bali.
"Kita tidak bisa melawan kehendak sejarah. Jadi, biarkan saja Dewa Wisnu yang sekarang sebagai penanda pasang surutnya keinginan saya untuk mewujudkan dan memberikan sumbangan pemikiran terbaik bagi bangsa ini. Bahwa kita bangsa dan generasi besar, tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain di dunia," kata seniman kelahiran Penebel, Tabanan, itu.

Demikian juga pembangunan patung GWK akan dilakukan dari awal, yakni peletakan fondasi atau pedestal serta tubuh patung. Lokasi pembangunan GWK yang baru terletak 300 meter di selatan lokasi patung GWK terdahulu.

"Jadi, kita harapkan dalam tiga tahun nanti pembangunan GWK akan selesai. Untuk itu, nantinya akan ada dua patung, yakni patung Wisnu setengah jadi, dan GWK yang berdiri secara utuh sesuai dengan cita-cita kita semula," tutur Nyoman Nuarta.

Patung GWK yang baru akan memiliki tinggi 75 meter dengan rentang sayap garuda sepanjang 64 meter, sedangkan tinggi pedestal 60 meter. Oleh karena itu, tinggi patung dan pedestal secara keseluruhan akan menjulang setinggi 126 meter.

Ketinggian patung ini akan melebihi patung Liberty di New York, Amerika Serikat, yang memiliki ketinggian 93 meter. Patung akan dibuat dari bahan tembaga dan kuningan yang akan memiliki berat 3.000 ton.

Sementara itu, struktur patung dibangun dari stainless steel sehingga patung ini akan memiliki daya tahan terhadap kekuatan gempa 7,5 SR.

Secara keseluruhan, jika dihitung termasuk ketinggian lokasi patung di Bukit Balangan, Jimbaran, Kabupaten Badung, kira-kira sepuluh kilometer di selatan Bandara Ngurah Rai, patung GWK akan menjulang setinggi 276 m di atas permukaan laut. Ketinggian ini, menurut Nyoman Nuarta, telah memenuhi ketentuan ketinggian bangunan yang berada di dekat bandara internasional.

200 pekerja

Pembuatan patung GWK sepenuhnya dilakukan di NuArt Studio di kawasan Setra Duta, Sarijadi, Bandung, Jawa Barat. Di studio tersebut Nuarta mempekerjakan sekitar 200 pekerja untuk melakukan konstruksi patung yang dibuat dalam irisan-irisan melintang. "Nanti, begitu bagian-bagian selesai, kami akan langsung kirim ke Bali, untuk kemudian dirakit menjadi patung GWK," kata Nuarta.

DOK INDONESIA.TRAVEL Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana atau sering disingkat GWK, adalah sebuah taman wisata sekaligus jendela seni dan budaya di bagian selatan pulau Bali.
Seluruh pengerjaan irisan demi irisan patung yang mahabesar tersebut sudah diprogram dalam komputer. "Jadi, seandainya saya berhalangan pun pengerjaan patung ini akan tetap bisa diteruskan," katanya.

Saat ini para pekerja sedang sibuk mengerjakan bagian demi bagian patung agar tiga tahun lagi seluruh konstruksi patung dari pedestal dan tubuh patung selesai dibangun.

Di dalam tubuh patung GWK sampai setinggi dada, para pengunjung bisa naik dengan menggunakan tangga berjalan. Dari ketinggian di dalam rongga GWK para wisatawan bisa menikmati keindahan Pulau Dewata. Dari ketinggian itu juga bisa disaksikan keelokan Gunung Agung di kejauhan timur laut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukit Scooter Dieng, Indahnya Negeri Para Dewa dari Ketinggian

Bukit Scooter Dieng, Indahnya Negeri Para Dewa dari Ketinggian

Jalan Jalan
Bangkitnya Pariwisata Flores, Ada Bayang-bayang Prediksi Resesi Global 2023

Bangkitnya Pariwisata Flores, Ada Bayang-bayang Prediksi Resesi Global 2023

Travel Update
Pengembangan SDM Pariwisata yang Berkualitas Terus Dilakukan di Labuan Bajo

Pengembangan SDM Pariwisata yang Berkualitas Terus Dilakukan di Labuan Bajo

Travel Update
Indonesia Masuk Negara Terbaik untuk Wisata Versi Readers' Choice Awards 2022

Indonesia Masuk Negara Terbaik untuk Wisata Versi Readers' Choice Awards 2022

Travel Update
10 Wisata Pantai di Banyuwangi, Ada Tempat Lihat Sunset Warna Merah

10 Wisata Pantai di Banyuwangi, Ada Tempat Lihat Sunset Warna Merah

Jalan Jalan
Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Benteng Marlborough Bengkulu Naik 61 Persen

Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Benteng Marlborough Bengkulu Naik 61 Persen

Travel Update
Rute ke Museum MACAN Jakarta Barat, Bisa Naik Transjakarta

Rute ke Museum MACAN Jakarta Barat, Bisa Naik Transjakarta

Travel Tips
Entertainment on Board, Layanan Hiburan Baru KAI Saat Naik Kereta

Entertainment on Board, Layanan Hiburan Baru KAI Saat Naik Kereta

Travel Update
Museum Marketing 3.0 Diresmikan di Museum Puri Lukisan Ubud Bali

Museum Marketing 3.0 Diresmikan di Museum Puri Lukisan Ubud Bali

Travel Update
6 Wisata Pantai Lombok Barat, Ada Pantai dengan Air Terjun

6 Wisata Pantai Lombok Barat, Ada Pantai dengan Air Terjun

Jalan Jalan
Arab Saudi Tuan Rumah Asian Winter Games 2029, Saljunya Bagaimana?

Arab Saudi Tuan Rumah Asian Winter Games 2029, Saljunya Bagaimana?

Travel Update
Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Pulihkan Pariwisata

Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Pulihkan Pariwisata

Travel Update
5  Wisata Religi di Lombok Barat NTB, Ada Makam di Tengah Laut

5 Wisata Religi di Lombok Barat NTB, Ada Makam di Tengah Laut

Jalan Jalan
Gunungkidul Kaji Penataan Retribusi Pantai, Sekali Bayar Tidak Lagi untuk Belasan Pantai

Gunungkidul Kaji Penataan Retribusi Pantai, Sekali Bayar Tidak Lagi untuk Belasan Pantai

Travel Update
Itinerary Wisata Sehari Semalam di Sembungan, Desa Tertinggi di Pulau Jawa

Itinerary Wisata Sehari Semalam di Sembungan, Desa Tertinggi di Pulau Jawa

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.