Kompas.com - 29/07/2013, 15:45 WIB
Siswi sekolah dasar berlatih menari di sela-sela acara pemberian beasiswa secara simbolik oleh Bank International Indonesia di Wantilan Kertayasa, Desa Bona, Kecamatan Belahbatu, Gianyar, Bali, Sabtu (15/6/2013). KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Siswi sekolah dasar berlatih menari di sela-sela acara pemberian beasiswa secara simbolik oleh Bank International Indonesia di Wantilan Kertayasa, Desa Bona, Kecamatan Belahbatu, Gianyar, Bali, Sabtu (15/6/2013).
EditorI Made Asdhiana
DENPASAR, KOMPAS.com - Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) mendorong komponen pariwisata atau investor untuk mengembangkan desa wisata karena wisatawan asing lebih tertarik untuk menikmati obyek tersebut.

"Wisatawan, khususnya turis asing kami amati lebih tertarik menikmati wisata pedesaan. Contohnya Desa Ubud, Kabupaten Gianyar. Sejak dulu sudah dikenal mancanegara karena dukungan masyarakat Ubud yang mampu melestarikan seni dan budayanya," kata anggota BPPI Jero Mangku Nyoman Kandia di Denpasar, Minggu (28/7/2013).

Menurut praktisi pariwisata itu, pengembangan desa wisata akan berdampak pada masyarakat setempat karena dengan berkembangnya sektor pariwisata di pedesaan secara langsung akan mampu memberdayakan warga meningkatankan perekomian.

"Artinya dengan kunjungan wisatawan tersebut, warga setempat secara langsung menikmati dan menjadi pelaku dalam sektor itu. Misalnya warga tersebut membuka penginapan," ujar Jero Mangku Kandia.

Dengan pengembangan desa wisata seperti itu, menurut Kandia, hampir ratusan penginapan dimiliki dan dikelola oleh masyarakat setempat. "Malahan wisatawan yang ingin menikmati Desa Ubud, banyak menginap di homestay, karena selain harganya terjangkau, fasilitasnya hampir sama dengan hotel-hotel di sekitarnya," ucapnya.

Dia mengatakan dengan pengelolaan penginapan masyarakat setempat sangat cocok bagi para backpacker. Karena wisatawan tipe ini hanya memanfaatkan saat malam saja untuk istirahat. "Sedangkan siang hari wisatawan yang dimaksud lebih banyak berlibur keliling obyek wisata, dengan naik sepeda motor atau berjalan kaki," ujar pria asal Desa Mas Ubud, Gianyar itu.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Bocah mengenakan topeng dan baju adat Bali saat menyambut pelari BII Maybank Bali Marathon 2013 di Desa Saba, Kelurahan Belahbatuh, Gianyar, Bali, Minggu (16/6/2013).
Untuk di daerah di Indonesia masih banyak bisa dikembangkan dengan desa wisata. Itu tergantung sejauh mana ketertarikan masyarakat setempat atau investor mengembangkan potensi tersebut.

"Semua itu tergantung warga setempat atau investor untuk kesiapan menyambut wisatawan yang berkunjung ke daerahnya, serta dukungan pemerintah dalam mewujudkan desa wisata itu," ujarnya.

Potensi desa wisata di Pulau Dewata cukup banyak, seperti Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli. "Obyek wisata Desa Penglipuran cukup unik dengan pemukiman masyarakat setempat. Wisatawan pun banyak ke sana. Namun belum mampu mengelolanya secara maksimal, seperti menyediakan penginapan bagi wisatawan," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Travel Tips
Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Travel Update
Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Travel Update
Minho SHINee Jadi 'Guide' untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Minho SHINee Jadi "Guide" untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Travel Update
Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Travel Update
Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Jalan Jalan
Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Jalan Jalan
5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

Jalan Jalan
13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

Jalan Jalan
Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Jalan Jalan
Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Jalan Jalan
Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Jalan Jalan
Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Jalan Jalan
6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

Jalan Jalan
Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.