Kompas.com - 04/09/2013, 18:09 WIB
Turis asing penumpang kapal MV Discovery berfoto bersama penari saat kapal berkapasitas 500 orang tersebut bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, Minggu (29/1/2012).  KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Turis asing penumpang kapal MV Discovery berfoto bersama penari saat kapal berkapasitas 500 orang tersebut bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, Minggu (29/1/2012).
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan pariwisata secara berkelanjutan menjadi salah satu perihal yang disorot dalam perhelatan International Conference on Sutainable Development (ICSD) 2013. Adapun ICSD 2013 merupakan rangkaian kegiatan menyambut APEC yang juga akan digelar di Bali pada Oktober mendatang.

"Pertumbuhan itu penting juga dengan sustainable. Bagaimana bicara mengenai infrastruktur, kalau di bidang kita misalnya mengenai kemudahan visa," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pengestu di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (4/9/2013).

Tema pertumbuhan pembangunan mengacu pada pariwisata yang akan dibahas dalam konferensi tersebut, lanjut Mari, mengarah kepada "Tri Hita Karana" yakni bagaimana pembangunan agar selaras dengan kehidupan, antara manusia dengan manusia, manusia dengan alam dan manusia dengan Sang Pencipta.

TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI Sejumlah wisatawan asing menaiki becak saat melintas di Jalan Kompol Bambang Suprapto, Kota Yogyakarta, Senin (16/4/2012). Keberadaan moda transportasi tradisional seperti becak merupakan aset daya tarik wisata terutama untuk wisatawan asing.
"Secara tersirat Indonesia telah mempunyai local wisdom. Dari dulu kita sudah punya kearifan lokal dalam pembangunan berkelanjutan," tutur Mari.

Kearifan lokal telah terlihat pada lokasi penyelenggaraan kegiatan yaitu di Bali. Mantan Menteri Pariwisata I Gede Ardika pada kesempatan yang sama mengatakan hampir semua aspek pembangunan di Bali telah mengacu ke Tri Hita Karana.

"Tapi itu bukan hanya spesifik di Bali saja tapi kita Indonesia sudah mengenal local wisdom," lanjut Ardika.

BARRY KUSUMA Pembukaan Festival Erau di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (29/6/2013).
Pertumbuhan pembangunan mengacu pada pariwisata, menurut Ardika, adalah pertumbuhan yang berbasis budaya, masyarakat, serta yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

"Pariwisata kita basisnya budaya. Budaya bukan hanya maksudnya tari menari atau pertunjukan saja. Tapi juga tata nilai dasar yang menjadi falsafah hidup Indonesia. Tata nilai itu yang menjadi inti," tambah Ardika.

International Conference on Sustainable Development (ICSD) 2013 digelar di Nusa Dua Bali, pada 5-6 Oktober 2013. Kegiatan tersebut akan membahas pembangunan berkelanjutan yang ada di kawasan Asia Pasifik. Salah satu sektor yang dibahas konferensi yang dihadiri para pejabat penting negara tersebut adalah pariwisata.

KOMPAS/WAWAN H PRABOWO Para penari Adimerdangga dari Gianyar menyemarakkan upacara Peletakan Batu Pertama Proyek Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bukit Ungasan, Bali, Jumat (23/8/2013). Rencananya, dalam tiga tahun ke depan di tempat tersebut akan berdiri sebuah monumen yang memiliki ketinggian 126 meter dan lebar 64 meter.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Travel Update
Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Travel Tips
Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Travel Update
Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Travel Update
Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Travel Update
Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Travel Update
Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Travel Tips
Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Travel Update
Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Travel Tips
Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Travel Update
Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Travel Update
Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Travel Update
Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Travel Update
Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X