Surat Alida dari Lembah Sesean

Kompas.com - 18/09/2013, 14:46 WIB
Banyak rumah penduduk , makam serta gedung perkantoran di Toraja dibangun bergaya Tongkonan, rumah adat penduduk Toraja, Sulawesi Selatan. KOMPAS/AGNES SWETTA PANDIABanyak rumah penduduk , makam serta gedung perkantoran di Toraja dibangun bergaya Tongkonan, rumah adat penduduk Toraja, Sulawesi Selatan.
EditorI Made Asdhiana
”Kota kecil ini benar-benar indah. Jauh lebih indah daripada Poso. Hampir seindah Swiss. Ada rangkaian pegunungan yang seperti batu pahatan menjulang tinggi, dari jauh tampak seperti reruntuhan tua. Di belakangnya ada lebih banyak gunung yang lebih tinggi, puncak-puncaknya tertutup awan.”

Nukilan surat Alida Petronella van de Loosdrecht-Sizoo itu bertanggal 23 Mei 1914. Hampir 100 tahun lalu. Alida mencoba mendeskripsikan tempat hunian baru mereka di Rantepao, Tana Toraja, setelah selama lima hari ia dan suaminya berjalan kaki—bersama sejumlah ”pengawal” warga lokal—di jalan setapak dari Poso. Mereka berjalan menembus hutan belantara, melewati puluhan bukit dan lereng-lereng gunung, dan tiba di Rantepao pada awal Mei 1914.

”Rantepao benar-benar indah!” tulis Alida pada bagian lain isi surat yang ia kirim kepada Gereformeerde Zendingsbond, lembaga gereja-gereja pengutus mereka di negeri Belanda.

Ungkapan ketakjuban Alida akan keindahan Tana Toraja seperti terus membuncah. Ia seolah ingin menghadirkan lukisan alam yang hening dan eksotik, tetapi masih penuh misteri. ”Pada hari yang sangat cerah kalian bisa melihat pohon-pohon kelapa di sana-sini di puncak-puncak gunung. Di sanalah orang-orang Toraja tinggal, di Gunung Sesean yang tinggi....”

Alida atau biasa dipanggil Ida adalah istri Antonie Aris van de Loosdrecht (1885-1917), misionaris pertama Gereformeerde Zendingsbond ke Tana Toraja. Loosdrecht sendiri akhirnya terbunuh dalam suatu tragedi berdarah di kediaman mereka di Rantepao pada 27 Juli 1917. Enam bulan kemudian, setelah melewati kesepian tanpa dukungan, di awal 1918 Alida bersama tiga anaknya memutuskan pindah dari Rantepao. Ia mendapat pekerjaan baru sebagai pengelola rumah sakit kecil milik Zending di Solo, Jawa Tengah.

KOMPAS/AGNES SWETTA PANDIA Batu megalith di Kalimbuang Bori, Toraja terdapat sekitar 56 batu menhir dalam satu lingkaran dengan 4 pohon di bagian tengah. Batu ini umumnya memiliki ketinggian sekitar 2-3 meter.
Meski Ida dan suaminya hanya tiga tahun menetap di Tana Toraja, lewat surat-surat mereka (sudah dibukukan oleh Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja dan diberi judul Dari Benih Terkecil Tumbuh Menjadi Pohon: Kisah Anton dan Alida van de Loosdrecht, Misionaris Pertama ke Toraja, 2005) tak sedikit sumbangan pasangan ini terhadap kemajuan Toraja.

Selain urusan misi gereja, bidang pendidikan yang dijadikan pintu masuk sekaligus sarana pencerahan bagi anak-anak Toraja mendapat pengakuan orang-orang Toraja masa kini. Dan, tak kalah penting, Alida dan Anton boleh dibilang adalah ”Walter Spies-nya Bali” bagi Toraja. Melalui ”laporan” rutin kegiatan misi mereka yang selalu menyelipkan informasi tentang alam-lingkungan serta karakter dan budaya manusia yang tinggal di pedalaman Sulawesi Selatan itu, Alida dan Anton telah memperkenalkan Toraja muncul ke panggung dunia.

”Tempat ini benar-benar indah,” tulis Alida lagi sembari melanjutkan, ”jika kalian duduk di kursi panjang (di beranda rumah Alida) ini, di sebelah kiri kalian akan melihat tebing baru yang tinggi, yang dulu digunakan oleh orang-orang (Toraja) untuk mengubur orang-orang yang meninggal, dan di sebelah kanan terbentang pegunungan hijau yang indah....”

Persekutuan sosial

Rantepao dan Makale, dua kota kecil yang jadi pusat kegiatan ekonomi dan pemerintahan di Tana Toraja masa kini, sepintas seperti berada di dasar mangkok berukuran raksasa. Di sekelilingnya gunung dan bukit hijau, di mana di dasar ”mangkok” besar itu terhampar lembah dan bukit-bukit kecil di sana-sini. Di tengahnya mengalir Sungai Sa’dan yang mulai keruh.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
Hari Pancasila, Simak Sejarah dan Fakta Menarik Gedung Pancasila

Hari Pancasila, Simak Sejarah dan Fakta Menarik Gedung Pancasila

Whats Hot
Hotel dan Restoran di Yogyakarta Bisa Buka, asal Terapkan Protokol Kesehatan

Hotel dan Restoran di Yogyakarta Bisa Buka, asal Terapkan Protokol Kesehatan

Whats Hot
[TravelTalk] Staycation di Hotel dengan Protokol New Normal, Seperti Apa?

[TravelTalk] Staycation di Hotel dengan Protokol New Normal, Seperti Apa?

Whats Hot
New Normal Pariwisata, Turis Bakal Lebih Peduli Asuransi Perjalanan

New Normal Pariwisata, Turis Bakal Lebih Peduli Asuransi Perjalanan

Whats Hot
Jangan Salah Seperti Karakter Legend of The Blue Sea, Ini 6 Cara Tepat Makan Pasta

Jangan Salah Seperti Karakter Legend of The Blue Sea, Ini 6 Cara Tepat Makan Pasta

Makan Makan
Liburan ala Legend of The Blue Sea di Spanyol, Jalan-jalan Kelar Corona

Liburan ala Legend of The Blue Sea di Spanyol, Jalan-jalan Kelar Corona

Jalan Jalan
Kunjungi 12 Lokasi Syuting The World of the Married, Liburan ke Korea Kelar Corona

Kunjungi 12 Lokasi Syuting The World of the Married, Liburan ke Korea Kelar Corona

Jalan Jalan
10 Restoran dan Kafe pada Drama Korea The World of the Married, Simpan untuk Liburan Nanti

10 Restoran dan Kafe pada Drama Korea The World of the Married, Simpan untuk Liburan Nanti

Makan Makan
Tingkat Kematangan dan Tips Memasak Steak ala Hotel Mewah di Bandung

Tingkat Kematangan dan Tips Memasak Steak ala Hotel Mewah di Bandung

Makan Makan
Apa Itu Chaliapin Steak Don yang Dimasak Chef Arnold? Steak ala Hotel Mewah di Jepang

Apa Itu Chaliapin Steak Don yang Dimasak Chef Arnold? Steak ala Hotel Mewah di Jepang

Makan Makan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X