Kompas.com - 11/11/2013, 14:45 WIB
EditorI Made Asdhiana

Kawasan wisata tertata

Berwisata di kawasan sekitar DMZ itu memang terbilang menjadi pengalaman yang sangat berkesan.

Mengutip pernyataan dosen studi Indonesia di Universitas Hankuk untuk Studi Asing (HUFS), Maman S Mahayana, yang ditemui terpisah, Pemerintah Korsel telah sangat berhasil mengubah kawasan tersebut.

Lokasi yang jadi simbol trauma perang masa lalu kini menjadi kawasan yang bisa menjadi bahan ajar sejarah negeri itu bagi generasi penerus.

Tak hanya itu, Pemerintah Korsel juga berhasil mengubah daerah paling berbahaya itu menjadi kawasan wisata sejarah menarik, yang mampu menarik devisa dari para wisatawan asing yang datang.

Seperti juga tampak di banyak kawasan wisata yang menjadi lokasi kunjungan program beasiswa, kawasan DMZ tertata dengan sangat baik.

Lokasi parkir yang luas sanggup menampung hingga ratusan bus wisata berukuran besar, sarana prasarana toilet, restoran, toko cendera mata, semuanya tertata rapi, serta adanya fasilitas gedung museum.

Sejumlah titik atraksi wisatawan bersejarah yang ada di sekitar wilayah DMZ itu antara lain sejumlah lokasi menara pemantau di mana para pengunjung dapat melihat wilayah Korut lewat sejumlah teropong binokuler yang disediakan.

Selain itu, para wisatawan juga bisa mengunjungi salah satu dari empat lokasi tempat ditemukannya terowongan yang digali dan dipakai pasukan Korut untuk masuk ke wilayah Korsel.

Salah satu terowongan yang Kompas dan rombongan kunjungi adalah terowongan ketiga (3rd Tunnel) yang berhasil diungkap keberadaannya oleh pihak Korsel pada 1978.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.