Kompas.com - 02/02/2014, 08:17 WIB
Suasana Restoran Paviljoen Kota di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2014). Restoran ini menawarkan suasana dan masakan Belanda di Batavia. KOMPAS/WISNU WIDIANTOROSuasana Restoran Paviljoen Kota di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2014). Restoran ini menawarkan suasana dan masakan Belanda di Batavia.
EditorI Made Asdhiana
BOSAN juga lama-lama dengan menu tradisional Nusantara yang kini bisa merajai warung pinggir jalan sampai restoran bintang lima. Biar hidup makin hidup, mari icip-icip masakan Eropa sebagai variasi. Wah, terbayang sudah menyantap roti dan kue lezat, sup panas, juga steik enak sembari nongkrong bersantai. Tetapi, di mana ya?

Di Kota Hujan Bogor, ada Mahlzeit ’n’ das Brot The Bistro di Jalan Achmad Adnawijaya (Jalan Pandu Raya) yang khusus menyuguhkan roti-roti khas Jerman. Di sini, pelanggan biasa mampir membeli roti untuk bekal sebelum ke tempat kerja. Toko roti yang beroperasi sejak Oktober 2013 ini buka setiap hari sejak pukul 07.00 sampai pukul 19.00.

Beberapa pembeli merupakan keturunan mancanegara, khususnya Jerman. Ada yang membeli multigrain, rye, goldkorn, ciabatta, flaxseed, pretzel, rolls (vital, goldkorn, raisin), whole wheat, butterkuchen, bienenstich, zopf, atau croissant.

CEO Mahlzeit ’n’ das Brot Linda Iborg mengatakan, ia membuat sendiri roti dan kue yang dijual di kedai. Bahan dan cara pembuatan masih mematuhi pakem Jerman sehingga roti dan kuenya otentik.

Linda bersuamikan orang Jerman asli dan pernah tinggal selama tujuh tahun di Krefeld, Negara Bagian Nordrhein-Westfalen. Di sanalah Linda mengenal, belajar, dan mendalami roti dan kue Jerman yang kemudian dikembangkan sebagai usaha rumahan di Bogor.

Menurut Linda, di Jerman ada lebih dari 300 jenis roti sehingga disebut kiblat roti Eropa.

”Deutschland als brotland,” katanya. Deutschland adalah Jerman, brotland adalah tempat banyak jenis roti dibuat.

Mahlzeit ’n’ das Brot berarti waktu makan roti. Pelanggan bisa membeli dan membawa pulang roti dan kue atau menikmatinya di kedai.

Salah satu hidangan khas di sini adalah double decker berupa sandwich rolls (vital dan goldkorn) yang nikmat ditemani secangkir kopi hitam. Roti mini berisi irisan daging ayam olahan, daun selada, mentimun, mayonaise, saus tomat, dan saus sambal.

Di Jerman, isi roti antara lain irisan daging babi atau sapi panggang, ayam mortadela, atau sosis. Di sana, untuk menambah lezat roti lebih dipilih mentega atau mustard daripada mayonaise. Roti terkadang dimakan tanpa isi. Roti juga biasa dimakan dengan sup sapi (goulash) atau sup bawang (zwiebel).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.