Kompas.com - 02/03/2014, 08:51 WIB
EditorI Made Asdhiana

Tanpa terasa, steik dan semua pendamping yang tersaji dalam satu piring besar itu pun ludes. Meskipun kekenyangan, masih saja tergoda menghabiskan tiramisu khas Holycow. Kapan lagi, ya, kan?

Steik legendaris

Rupanya sensasi makan steik membuat ketagihan. Masih di Jalan Menteng Raya, Bintaro, ada Abuba Steak. Siapa yang tak kenal Abuba? Restoran steik ini sudah ada sejak tahun 1990-an dan cabangnya ada di beberapa tempat di Jakarta maupun di luar kota. Abuba terkenal dengan slogannya, yaitu steik nikmat harga merakyat.

Di Abuba, setelah melihat dan menimbang, dipesanlah steik daging domba. Sayangnya, menu tidak bisa dihadirkan akibat persediaan daging domba sedang habis. Namun, tunggu dulu, ada menu yang tidak kalah memesona, yakni steik daging ikan. Akhirnya, dipesanlah steik salmon seharga Rp 68.000 per porsi dan steik kakap Rp 44.000 per porsi.

Tekstur daging ikan jelas lebih lembut daripada daging sapi. Steik ikan lebih mudah diiris dan dikunyah. Daging ikan lebih gurih dan cenderung asin.

Damas, Supervisor Abuba Steak Bintaro, mengatakan, menu yang digemari di cabang di Jalan Menteng Raya ini tetap steik sapi, terutama sirloin dan tenderloin.

”Di Jakarta Utara, steik ikan digemari pelanggan,” katanya.

Di Abuba, pilihan minumannya cukup beragam dan segar. Ada aneka jus buah dengan nama-nama dan tampilan menarik, seperti honeydew juice dan ice age melt down. Kopi dan teh panas pun ada.

”Kalau tidak minum anggur, bagi saya, makan steik itu minumnya harus teh panas tanpa gula. Teh bikin ga enek setelah makan daging dan tidak mengurangi rasa enaknya steik,” kata seorang teman.

Abuba Bintaro menyediakan ruangan tertutup dengan pembatas kaca transparan berpendingin udara dan tempat terbuka yang membebaskan angin menerobos membelai pengunjung. Tatanan restoran ini cukup apik dan hijau dengan banyaknya tanaman hias di sudut-sudut ruangan.

Mungkin tidak terbantahkan, restoran steik adalah tempat yang ramai dikunjungi oleh masyarakat ekonomi menengah-atas. Apalagi, seusai gajian di akhir bulan saat dompet masih tebal, mengeluarkan uang minimal Rp 100.000 per orang sekali makan mungkin bukan persoalan. Kualitas dan citarasa yang didapat pun tinggi. (AMBROSIUS HARTO MANUMOYOSO/NELI TRIANA)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.