Palembang Jadikan Pasar Sekanak sebagai Obyek Wisata

Kompas.com - 06/05/2014, 13:12 WIB
Warga menikmati senja dengan makan di perahu terapung di sekitar jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (18/4/2013). Sejak zaman Kerajaan Sriwijaya hingga sekarang, sungai dengan panjang 750 km ini terkenal sebagai sarana transportasi utama bagi masyarakat sekitar. KOMPAS/AGUS SUSANTOWarga menikmati senja dengan makan di perahu terapung di sekitar jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (18/4/2013). Sejak zaman Kerajaan Sriwijaya hingga sekarang, sungai dengan panjang 750 km ini terkenal sebagai sarana transportasi utama bagi masyarakat sekitar.
EditorI Made Asdhiana
PALEMBANG, KOMPAS.com - Pemkot Palembang akan "menyulap" Pasar Sekanak menjadi obyek wisata baru di tepian Sungai Musi sebagai daya tarik wisatawan berkunjung ke Kota Pempek.

Kepala Dinas Tata Kota Palembang, Isnaini Madani, Senin (5/5/2014) mengatakan telah menyiapkan rencana strategis untuk revitalisasi kawasan tepian Sungai Musi khususnya di Pasar 16 Ilir, Plaza sampai ke Pasar Sekanak.

"Khusus Pasar Sekanak akan direnovasi sehingga menjadi obyek wisata yang menawarkan berbagai produk khas Palembang mulai dari makanan sampai dengan cenderamata tradisional," katanya.

Ia menjelaskan, konsep pasar tersebut akan menjadi semi modern atau kombinasi pasar modern dan tradisonal. Dengan penataan yang menarik dan fasilitas pendukung memadai menjadi obyek wisata andalan tepian Sungai Musi.

Menurut Isnaeni, Pasar Sekanak dinilai sangat strategis untuk menjadi obyek wisata andalan yang khas meskipun kini kondisinya kumuh tanpa penataan baik. "Bukan hanya lokasi yang berada di tengah kota tetapi masih berdiri kokohnya bangunan-bangunan tempo dulu membuat kawasan itu akan sangat menarik," ujar Isnaeni.

Dinas Tata Kota Palembang menyiapkan sekitar 30 unit kios yang akan menjadi lokasi tempat bertemu pembeli dan penjual di area tersebut. Fasilitas pendukung lainnya, restoran di tepi sungai juga akan dioptimalkan sehingga menambah daya tarik obyek wisata itu.

Isnaini menambahkan, di pasar tersebut juga akan disiapkan area pementasan seni dan budaya yang secara rutin digelar berbagai penampilan baik tarian maupun teater.

Guna mewujudkan obyek wisata tersebut dibutuhkan sedikitnya investasi sekitar Rp 50 miliar yang ditargetkan berasal dari investasi pengusaha lokal.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Simpan Stroberi agar Awet hingga 1 Tahun

Cara Simpan Stroberi agar Awet hingga 1 Tahun

Makan Makan
7 Rekomendasi Jalan-jalan Naik Kereta di Dunia Tanpa Keluar Rumah

7 Rekomendasi Jalan-jalan Naik Kereta di Dunia Tanpa Keluar Rumah

Jalan Jalan
Garuda Indonesia Beri Akses Prioritas Bagi Tenaga Medis

Garuda Indonesia Beri Akses Prioritas Bagi Tenaga Medis

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Cara Simpan Pisang | Kondisi Kafe Kucing

[POPULER TRAVEL] Cara Simpan Pisang | Kondisi Kafe Kucing

Whats Hot
Keliling Rumah Angker Winchester Lewat Tur Virtual, Berani?

Keliling Rumah Angker Winchester Lewat Tur Virtual, Berani?

Jalan Jalan
Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 2 Panda Hong Kong Berhasil Dikawinkan

Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 2 Panda Hong Kong Berhasil Dikawinkan

Whats Hot
ASITA: Industri Agen Perjalanan Sangat Terhantam dan Dilema karena Virus Corona

ASITA: Industri Agen Perjalanan Sangat Terhantam dan Dilema karena Virus Corona

Whats Hot
Promo Layanan Pesan Antar Makanan dari Warung Pasta, Locarasa, dan Hoo Hah Box

Promo Layanan Pesan Antar Makanan dari Warung Pasta, Locarasa, dan Hoo Hah Box

Makan Makan
Saran Bagi Pelaku Pariwisata agar Dapat Bertahan di Tengah Krisis Pandemi Virus Corona

Saran Bagi Pelaku Pariwisata agar Dapat Bertahan di Tengah Krisis Pandemi Virus Corona

Whats Hot
Menengok Masjid Shah Cheragh di Iran yang Jadi Tempat Produksi Masker Virus Corona

Menengok Masjid Shah Cheragh di Iran yang Jadi Tempat Produksi Masker Virus Corona

Whats Hot
Sejarah Budae Jjigae, Kuliner Khas Korea yang Muncul saat Perang

Sejarah Budae Jjigae, Kuliner Khas Korea yang Muncul saat Perang

Makan Makan
3 Cara Membuat Dalgona Coffee di Rumah, Pernah Coba yang Mana?

3 Cara Membuat Dalgona Coffee di Rumah, Pernah Coba yang Mana?

Makan Makan
Cara Mudah Membuat Foam Susu Tanpa Mesin, Bahan untuk Kopi Kekinian

Cara Mudah Membuat Foam Susu Tanpa Mesin, Bahan untuk Kopi Kekinian

Makan Makan
3 Makanan Berbentuk Virus Corona, Salah Satunya Bakso Aci di Surabaya

3 Makanan Berbentuk Virus Corona, Salah Satunya Bakso Aci di Surabaya

Makan Makan
Di Tengah Pandemi Corona, Ini Kondisi Kafe Kucing di Jakarta dan Malang

Di Tengah Pandemi Corona, Ini Kondisi Kafe Kucing di Jakarta dan Malang

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X