Kompas.com - 23/06/2014, 08:30 WIB
EditorI Made Asdhiana
HASIL tangkapan laut berupa ikan segar melimpah di kota-kota pantai, seperti Polewali Mandar dan Makassar, Sulawesi. Limpahan ikan itu bisa dijumpai terutama pada bulan-bulan gelap, ketika bulan tak menyinari lautan.

Pada bulan gelap, seperti pada awal bulan Mei lalu, ikan laut melimpah di warung Kota Gadang di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang dikelola pasangan suami-istri John Henry (38) dan Dona Herianti (35). Ikan-ikan itu langsung dikirim dari tangan nelayan tangguh suku Mandar yang berlabuh di Pulau Batoa, Polman. Hanya berjarak lebih kurang 1 kilometer dari pantai, ikan di warung ini selalu ludes terjual setiap hari.

”Kalau terang bulan, ikan mahal, tapi banjir cumi dan udang. Kalau bulan gelap, semua nelayan turun melaut, ikan melimpah dan murah. Ikan ini sudah pilihan semua, enak semua,” kata Henry.

Ketika musim banjir ikan, ikan kaneke, misalnya, bisa diperoleh dengan harga murah mulai Rp 25.000 per ekor. Harga ikan bervariasi, tergantung dari jenis dan ukuran. Harga ikan bisa melonjak beberapa kali lipat ketika memasuki terang bulan. Kala masa paceklik ikan tiba, Henry harus menjemput bola mencari ikan di pasar-pasar tradisional.

Begitu tiba di warung, puluhan jenis ikan laut segar disajikan dalam boks-boks berisi es kering. Dengan penyimpanan es kering, tanpa proses pembekuan, kesegaran ikan tetap terjaga. Konsumen yang tak putus-putus berdatangan dari pagi hingga malam hari dengan leluasa bisa memilih beragam jenis ikan laut, seperti ikan kaneke, sunu, baronang, kakap merah, atau napoleon. Tinggal tunjuk, maka ikan beragam jenis dan ukuran itu bisa segera diolah dengan dua cara, yaitu digoreng atau dibakar.

Ikan bakar menjadi menu yang paling disukai karena dibakar di atas arang tempurung kelapa. Arang tempurung kelapa tidak mengeluarkan banyak asap dan menambah cita rasa gurih pada ikan.

Karena diolah dalam kondisi segar, ikan bakar yang dibumbui dengan serai, bawang merah, bawang putih, dan kemiri ini terasa begitu gurih di luar dan lembut di bagian dalamnya. Proses membakar hanya butuh waktu sepuluh menit. Api terlebih dulu dihidupkan dengan blower sebelum arang dikipasi dengan kipas anyaman bambu.

KOMPAS/LASTI KURNIA Hidangan laut Makassar.
Setiap hari, minimal 100 ekor ikan bisa ludes terjual di Warung Kota Gadang. Tingginya minat masyarakat pula yang menyebabkan pasangan Henry-Dona memilih menekuni menu ikan laut segar. Sebelumnya, mereka pernah mengelola warung makan Kuto Gadang tersebut dengan masakan khas Padang, Sumatera Barat.

Meski sudah 13 tahun berjualan ikan laut, Henry belum menurunkan tulisan warung nasi padang yang masih melekat di spanduk depan warung. ”Masakan Padang-nya enggak jalan. Malah lebih laris ikan. Kecuali kalau ada yang pesan, baru kami bikin rendang padang,” tambah Dona.

Peninggalan cita rasa Padang masih dipertahankan lewat olahan sayur singkong yang dalam bahasa suku Mandar disebut sebagai deyutettu. Daun singkong yang sudah ditumbuk halus dibumbui dengan daun bawang, kunyit, serai, bawang merah, merica, dan bawang putih.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Travel Update
Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Travel Tips
Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Jalan Jalan
Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Travel Tips
Kosakata Bahasa Jawa untuk Tawar-menawar, Wisatawan Perlu Tahu

Kosakata Bahasa Jawa untuk Tawar-menawar, Wisatawan Perlu Tahu

Travel Tips
Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.