Kompas.com - 20/07/2014, 09:12 WIB
EditorI Made Asdhiana

”Biasanya, tak lama kemudian saya sudah baik,” kenang Endang. ”Ibu menyebut orang yang memberi kertas itu Kakak Alif,” ujar Endang.

Budayawan Radhar Panca Dahana mengatakan, sosok jenial itu ingin menyatukan dua kekuatan peradaban; mistisisme Jawa dan peradaban intelektual Eropa.

”Dua profesornya dari Eropa menjumpai dia sedang menggosok keris dan batu cincin di dapur di satu rumah di Bandung,” ujar Radhar dalam wawancara beberapa waktu lalu.

Dikenal sebagai ahli tasawuf, Sosrokartono perlahan menarik diri dari keramaian. Itu pula yang membuat nama besarnya di Barat dilupakan di Tanah Air.

Ajaran-ajarannya, bahkan nama samarannya, mencerminkan kebersahajaan hidup, di antaranya sugih tanpa banda, ngelmu tanpa aji, ngluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake, terukir di sisi kanan batu nisan. Ia menjalani laku hidup seperti itu: kaya tanpa harta, berilmu tanpa senjata dan aji-aji, ke mana pun sendiri, menang tanpa merendahkan.

”Salah satu nama samaran Eyang adalah Jaka Pring,” lanjut Sunarto. Dalam bahasa Jawa Krama Inggil, pring atau bambu adalah deling, singkatan kendel (berani) dan eling (sadar). Ilmunya, kantong bolong; artinya, tidak menimbun harta.

Menurut Sunarto, kalau para pemimpin ikut ilmu laku Eyang Sosro, berilmu kantong bolong, kendel dan eling, Indonesia pasti loh jinawi, tidak ada korupsi, tentrem, jenjem.... (Maria Hartiningsih dan Ahmad Arif)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.