Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah Melampaui Target

Kompas.com - 12/10/2014, 12:08 WIB
KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Warga berwisata di sekitar bukit batuan di Tanjung Aan, Pantai Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (2/10/2011).
MATARAM, KOMPAS.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke daerah itu melampaui target yang ditetapkan pada 2014 sebanyak 70.000 orang.

"Berdasarkan data, kunjungan wisatawan yang datang ke Lombok Tengah sudah mencapai 172 persen dari target tersebut, hampir dua kali lipat," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lombok Tengah, Lalu Putria ketika dihubungi melalui telepon dari Mataram, Jumat (10/10/2014).

Putria mengatakan, jumlah wisatawan yang datang mengunjungi beberapa obyek wisata di Lombok Tengah, selain wisatawan nusantara juga wisatawan mancanegara khususnya asal Australia. "Jadi, tren kunjungan wisatawan ke Lombok Tengah setiap bulannya terus menunjukkan arah yang positif, bahkan secara tidak langsung berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)," ujarnya.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Pantai Tanjung Aan, di Kute, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Menurut Putria, tren positif angka kunjungan wisatawan ke Lombok Tengah sudah terlihat sejak awal Januari sampai September 2014, dan di sisi lain tingginya minat wisatawan berkunjung ke NTB, juga tidak terlepas dari banyaknya obyek wisata unggulan di Kabupaten Lombok Tengah.

Namun, lanjut Putria, meski wisatawan yang berkunjung ke Loteng cukup tinggi setiap tahun, tren tersebut tidak dibarengi dengan pertumbuhan hotel. "Padahal pada bulan-bulan tertentu khususnya saat tradisi ritual adat suku Sasak yakni 'bau nyale' di kawasan wisata Pantai Kuta, Tanjung Aan, pengunjung ramai, sehingga wisatawan harus tidur di pinggir pantai," katanya.

Menurut Putria, kalau ada acara tertentu, para wisatawan nusantara dan mancanegara tidak mendapatkan kamar hotel saat berkunjung ke Lombok Tengah. Pasalnya, kamar hotel masih kurang sehingga jumlah wisatawan yang datang dan kamar hotel tidak sebanding. "Akibatnya, hotel-hotel selalu penuh, sehingga tidak bisa menerima tamu lagi," ujarnya.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Warga Desa Sade di Lombok Tengah, Nusa Tenggaara Barat. Di sini wisatawan dapat melihat kehidupan dan rumah adat Suku Sasak. Warga juga menjual aneka kerajinan seperti gelang dan kalung untuk dijual kepada wisatawan.
Selain kawasan Pantai Kuta, beberapa obyek wisata yang menjadi favorit dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara di Kabupaten Lombok Tengah di antaranya Pantai Seger, Tanjung Aan, Gerupuk, Mawun, Selong Blanak, Benang Stokel dan Benang Kelambu.

"Pemerintah kabupaten bersyukur daerah ini memiliki alam yang indah, dan ke depan kami akan berupaya membenahi kawasan wisata yang diharapkan dibarengi juga dengan pembangunan hotel," tambah Lalu Putria.


EditorI Made Asdhiana
SumberAntara

Close Ads X