Permintaan Paket Wisata Membatik di Giriloyo Meningkat

Kompas.com - 13/10/2014, 10:27 WIB
Sejumlah warga asing berlatih membatik di Tembi Rumah Budaya, Desa Timbulharjo, Sewon, Bantul, DI Yogyakarta, Jumat (15/6/2012). Paket belajar membatik secara singkat semakin banyak ditawarkan oleh para pelaku industri pariwisata Yogyakarta dalam rangkaian tur yang mereka kelola. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOSejumlah warga asing berlatih membatik di Tembi Rumah Budaya, Desa Timbulharjo, Sewon, Bantul, DI Yogyakarta, Jumat (15/6/2012). Paket belajar membatik secara singkat semakin banyak ditawarkan oleh para pelaku industri pariwisata Yogyakarta dalam rangkaian tur yang mereka kelola.
EditorI Made Asdhiana
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Permintaan paket wisata belajar membatik di sentra kerajinan batik tulis Giriloyo, Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sampai kini makin meningkat jumlahnya terutama dari kalangan sekolah menengah baik dari dalam maupun luar daerah ini.

"Selama Oktober ini saja, permintaan paket wisata membatik sudah cukup padat dan jadwalnya sudah tersusun. Mereka terbanyak berasal dari rombongan siswa sekolah. Jika musim libur sekolah jumlah permintaan paket wisata tersebut makin banyak," kata Ketua Paguyuban Perajin Batik Tulis Giriloyo, Nur Ahmadi di Yogyakarta, Senin (13/10/2014).

Dengan demikian, lanjut Ahmadi, sentra kerajinan batik tulis Giriloyo mengukuhkan diri menjadi tujuan kunjungan wisata membatik. Untuk itu, pihaknya berupaya meningkatkan pelayanan kepada wisatawan yang berkunjung ke sentra batik tersebut.

"Kami menjual paket wisata membatik dengan harga terjangkau para pelajar maupun wisatawan lainnya. Harga paket membatik bervariasi yaitu mulai Rp 25.000 per orang tanpa suguhan makanan kecil, Rp 35.000 per orang ditambah suguhan makanan kecil dan Rp 50.000 per orang dengan suguhan makan siang. Sedangkan paket membatik dan jelajah desa Rp 75.000 per orang," katanya.

Menurut Ahmadi, jumlah peserta yang akan mengikuti paket wisata sentra batik Giriloyo minimal sebanyak 10 orang dan maksimal 50 orang. "Setiap peserta wisata belajar membatik akan dipandu oleh para perajin batik tulis setempat, dan kemudian hasil karya mereka akan menjadi milik peserta serta bisa dibawa pulang sebagai cenderamata," katanya.

Dia mengatakan khusus paket wisata jelajah desa, pihaknya mengajak peserta untuk menjelajahi kawasan tersebut untuk melihat pemandangan alam dan kegiatan para perajin batik, sekaligus belajar membatik.

Selain itu, wisatawan juga ditawarkan melihat rumah tradisional dan makam raja-raja Mataram yang berada di atas puncak bukit Imogiri. Peserta jelajah desa dapat menikmati makanan tradisional dusun tersebut, yaitu pecel kembang turi dan wedang uwuh.

Ahmadi memaparkan, Giriloyo adalah dusun di wilayah Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul yang terletak sekitar 17 kilometer arah selatan Kota Yogyakarta. "Sampai kini anggota paguyuban perajin batik Giriloyo tercatat 700 orang yang terbagi dalam 15 kelompok perajin," tambah Nur Ahmadi.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X