Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/10/2014, 10:39 WIB
EditorI Made Asdhiana
LONDON, KOMPAS.com - Dirjen Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Esthy Reko Astuty, mengatakan wisatawan Inggris berada pada posisi paling banyak berkunjung ke Indonesia dibandingkan dengan negara Eropa lainnya.

"Esthy mengemukakan hal itu sehubungan dengan partisipasi Indonesia pada kegiatan pameran pariwisata terbesar kedua di dunia, World Travel Market (WTM)," kata Deputy Director of Int'l Promotion for Europe, Agustini Rahayu, kepada Antara London, Kamis (23/10/2014).

Menurut Esthy, jumlah wisatawan dari Britania Raya ke Indonesia pada Agustus lalu mencapai 153.351 orang atau meningkat 8,37 persen dibandingkan dengan Agustus tahun lalu.

Hal ini makin meyakinkan bahwa eksistensi Indonesia dalam ajang promosi pariwisata dunia sangat penting untuk terus dilakukan untuk mengejar pencapaian target jumlah kunjungan wisatawan sampai dengan total 20 juta pada akhir tahun 2019 sesuai program kerja pemerintah baru Indonesia.

Indonesia dalam hal ini Kemenparekraf dalam situasi pemerintahan baru dengan pimpinan Presiden Joko Widodo pada pameran pariwisata terbesar kedua di dunia, kembali hadir di World Travel Market (WTM) yang akan dilaksanakan di gedung pameran Excel, London, dari tanggal 3 hingga 6 November 2014.

Pada tahun ini, Kemenparekraf menyewa lahan seluas 305 meter persegi yang lebih strategis dari lahan tahun lalu. Lahan paviliun Indonesia dalam ajang WTM London 2014 kali ini menempati lahan nomor AS600 tepat di depan pintu masuk S9 dan S10 south hall Excel London, berbeda dengan tahun lalu yang letaknya di bagian belakang dan agak sulit terlihat. Paviliun Indonesia diapit booth Malaysia dan Tiongkok.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Wisatawan mencoba menggunakan alat ani-ani untuk memanen padi di Desa Tamanagung, Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
Menurut Agustini Rahayu ragam program kegiatan yang akan dilaksanakan Indonesia pada WTM London 2014 meliputi Pameran/Exhibition Pariwisata, Business Dialogue, Media Interview, Awareness Campaign dan Indonesian Cultural Performance.

"WTM London tahun ini merayakan 35 tahun usia pameran kedua terbesar di dunia ini, dan akan diperingati secara khusus. Pihak Reed Exhibitions sebagai Organizing Committee WTM London memperpanjang waktu buka pameran sampai pukul 20.00 dari biasanya 18.00 dan mempersilakan atraksi kesenian dari berbagai negara peserta," katanya.

Indonesia akan ambil bagian dengan menampilkan seni budaya berupa seni topeng, seni pembuatan patung dan tari-tarian tradisional Indonesia.

Paviliun Indonesia juga mempromosikan budaya kopi Indonesia dengan penyajian unik khas kopi Gayo serta promosi Spa tradisional Indonesia yang mengedepankan pengenalan tentang sembilan Spa Tradisional Indonesia dari berbagai daerah melalui essential oil dan herbal.

Menurut Agustini, Kemenparekraf mengangkat tema Wonderful People dengan filosofi masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang menjunjung tinggi budaya dan melestarikannya dalam kehidupan sehari-hari sampai dengan saat ini.

Visualisasi fisik dari tema paviliun Indonesia di WTM London 2014 menyelaraskan dengan tema fisik paviliun WTM London 2013 untuk menjaga konsistensi branding melalui tampilan paviliun Indonesia yang mengangkat living culture pembuatan kapal phinisi di Bulukumba Sulawesi dan merupakan budaya nenek moyang yang masih dilestarikan hingga saat ini.

KOMPAS/WAWAN H PRABOWO Kedatangan wisatawan mancanegara di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, Kamis (22/8/2013).
Di paviliun Indonesia terdapat mini stage yang akan diisi berbagai tampilan seni budaya antara lain kesenian Papua Barat, tari Sekar Jagat/Pendet , Bajidor Kahot/Jaipongan (Jabar), Ngarojeng (Betawi), dan Tari Cendrawasih (Bali) diperkuat dengan tampilan seniman topeng klasik Surakarta yang akan menarikan tari topeng panji serta tampilan pematung keramik dari Malang.

Industri pariwisata yang telah terdaftar sebanyak 47 perusahaan, yang berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Papua Barat, serta pemerintah daerah dari Kabupaten Karangasem, Kabupaten Mamasa, Kota Manado dan Jawa Tengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan di Pulau Rinca, TN Komodo, Sudah Lalui Kajian Dampak Lingkungan

Pembangunan di Pulau Rinca, TN Komodo, Sudah Lalui Kajian Dampak Lingkungan

Travel Update
NuArt Sculpture Park Bandung: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

NuArt Sculpture Park Bandung: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Target Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bogor Naik Jadi 10 Juta

Target Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bogor Naik Jadi 10 Juta

Travel Update
Panduan Lengkap ke Taman Gajah Tunggal di Tangerang

Panduan Lengkap ke Taman Gajah Tunggal di Tangerang

Travel Tips
Wisata ke Masjid Raya Sumatera Barat, Bisa Belajar Tahsin dan Falsafah

Wisata ke Masjid Raya Sumatera Barat, Bisa Belajar Tahsin dan Falsafah

Jalan Jalan
Harga Tiket Pesawat Lagi Murah, Ini yang Sebaiknya Dilakukan Wisatawan

Harga Tiket Pesawat Lagi Murah, Ini yang Sebaiknya Dilakukan Wisatawan

Travel Tips
Uni Eropa Setujui Rencana Visa Schengen Digital

Uni Eropa Setujui Rencana Visa Schengen Digital

Travel Update
Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Bujuk Turis Datang Lagi

Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Bujuk Turis Datang Lagi

Travel Update
Panduan ke Museum Taman Prasasti, Jam Buka, Rute, sampai Tips

Panduan ke Museum Taman Prasasti, Jam Buka, Rute, sampai Tips

Jalan Jalan
Buana Life Pangalengan: Harga Menu, Jam Buka, dan Daya TarikĀ 

Buana Life Pangalengan: Harga Menu, Jam Buka, dan Daya TarikĀ 

Jalan Jalan
Uniknya Masjid Hidayatullah di Jakarta Selatan, Sajikan Akulturasi 4 Budaya

Uniknya Masjid Hidayatullah di Jakarta Selatan, Sajikan Akulturasi 4 Budaya

Jalan Jalan
Usai Acara, Delegasi ASEAN Tourism Forum 2023 Akan Jelajah Yogyakarta

Usai Acara, Delegasi ASEAN Tourism Forum 2023 Akan Jelajah Yogyakarta

Travel Update
Ada Apa di Museum Taman Prasasti Jakarta?

Ada Apa di Museum Taman Prasasti Jakarta?

Travel Update
5 Tips Berkunjung ke Buana Life Pangalengan, Reservasi Lebih Dulu

5 Tips Berkunjung ke Buana Life Pangalengan, Reservasi Lebih Dulu

Jalan Jalan
ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogya Dimulai, Ada Pameran Parekraf Selama 4 Hari

ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogya Dimulai, Ada Pameran Parekraf Selama 4 Hari

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+