NTT Tata Ulang Goa Jepang Peninggalan PD II

Kompas.com - 10/11/2014, 17:39 WIB
Musik Ndoto dari Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur. KOMPAS.COM/MARKUS MAKURMusik Ndoto dari Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur.
EditorI Made Asdhiana
KUPANG, KOMPAS - Provinsi Nusa Tenggara Timur tengah menata ulang 23 goa peninggalan Perang Dunia II di Kabupaten Nagekeo, Flores. Goa tersebut ditata untuk menjadi obyek wisata bernilai tinggi, di samping obyek wisata cagar alam 17 pulau di Riung, sekitar 25 kilometer dari Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nagekeo Silvester Teda Sada, di Mbay, Minggu (9/11/2014), mengatakan, pembenahan goa atau bungker peninggalan tentara Jepang pada Perang Dunia II (1942-1945) itu berada di Dusun Rane, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Ngada.

”Pemerintah ingin sinergikan obyek wisata di daratan Pulau Flores, mulai dari Labuan Bajo, Ruteng, Bajawa, Mbay, Ende, Maumere, hingga Larantuka,” katanya. (KOR)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X