Kompas.com - 19/12/2014, 14:03 WIB
Festival Sambal yang diikuti keluarga Kerajaan di Bali yang digelar di Bali Safari & Marine Park, Gianyar, Jumat (19/12/2014). KOMPAS.COM/SRI LESTARIFestival Sambal yang diikuti keluarga Kerajaan di Bali yang digelar di Bali Safari & Marine Park, Gianyar, Jumat (19/12/2014).
|
EditorI Made Asdhiana
GIANYAR, KOMPAS.com - Untuk mempertahankan warisan budaya khususnya masakan Bali, Bali Safari & Marine Park menggelar Chili Festival yang diikuti oleh Keluarga Kerajaan di Bali dengan tema Green and Red Symphony.

Keluarga kerajaan yang ikut kompetisi ini dari Puri Agung Karangasem, Puri Agung Kerambitan, Puri Agung Gianyar, Puri Agung Kaba-kaba, Puri Agung Klungkung dan Puri Agung Tabanan.

KOMPAS.COM/SRI LESTARI Aneka sambal dari keluarga Puri Agung Karangasem yang ditampilkan pada Festival Sambal di Bali Safari & Marine Park, Gianyar, Jumat (19/12/2014).
"Kita merayakan Chili Festival ke-5. Akan menampilkan resep-resep sambal tradisional bersamaan dengan perwujudan sambal modern yang tidak kalah pedas dan berapi-api yang akan disiapkan juru masak," kata William Santoso, GM  Bali Safari & Marine Park, di Gianyar, Bali, Jumat (19/12/2014).

Pelopor Chili Festival, AA Made Dewandra Djelantik yang juga sebagai cucu buyut dari raja terakhir Kerajaan Karangasem ini menyampaikan bahwa sambal merupakan tradisi kerajaan di mana setiap hidangan yang disajikan di berbagai kesempatan selalu dilengkapi dengan sambal.

"Sambal ini diwariskan turun menurun dari generasi ke generasi, dan kami sebagai generasi penerus berkewajiban untuk melestarikan tradisi ini, di mana sambal merupakan bagian untuk keluarga kami," jelasnya.
 

KOMPAS.COM/SRI LESTARI Aneka sambal dari keluarga kerajaan di Bali yang ditampilkan pada Chili Festival di Bali Safari & Marine Park, Gianyar, Jumat (19/12/2014).
Yevi Ramadhan selaku Marketing Komunikasi Bali Safari & Marine Park mengatakan acara yang digelar dari 19-21 Desember 2014 dengan agenda demo memasak, pameran cabai, dan kompetisi membuat dan makan cabai atau sambal.

Tujuan acara, tambah Yevi, ini selain melestarikan budaya leluhur juga untuk menfasilitasi juru masak, pecinta cabai atau sambal dan keluarga Kerajaan Bali untuk berkompetisi menunjukkan ciri khas sambal di kerajaannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.