Roti Jadul Bertahan di Kota Modern

Kompas.com - 13/01/2015, 08:43 WIB
Penjual roti Tan Ek Tjoan dengan gerobak mangkal di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (10/1/2015). KOMPAS/IWAN SETIYAWANPenjual roti Tan Ek Tjoan dengan gerobak mangkal di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (10/1/2015).
EditorI Made Asdhiana
ROTI jadul tidak lekang oleh waktu. Sebutlah nama Tan Ek Tjoan. Roti yang diproduksi sejak 1953 ini tetap memiliki tempat di hati penggemarnya. Cita rasa yang khas tidak tergantikan oleh roti modern. Di dalam sepotong roti juga tercampur berbagai proses sejarah perjalanan Kota Jakarta.

Toko jadul Tan Ek Tjoan terletak di Jalan Cikini Raya Nomor 61, Jakarta Pusat. Satu cabang lain dibuka di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan. Meskipun pendiri Tan Ek Tjoan di Cikini masih bersaudara dengan Tan Ek Tjoan di Bogor, kedua toko roti itu memiliki manajemen terpisah.

Kepala Produksi Tan Ek Tjoan Tobiin mengatakan, bangunan toko di Cikini Raya semula adalah kantor asuransi. Di belakang kantor asuransi adalah rumah Kim Tamara, pendiri Tan Ek Tjoan.

Setelah kantor asuransi dibeli, Kim menjadikan bangunan itu sebagai gerai toko pada 1953. Sementara pabrik roti menggunakan bangunan lama rumah Kim. Kim tinggal di lantai 2 toko roti. Dengan begitu, dia sangat mudah mengawasi seluruh proses pembuatan hingga penjualan Tan Ek Tjoan.

Menjual roti dipilih oleh Kim karena pada masa itu roti sedang beken. Sementara produsennya beberapa saja. Tan Ek Tjoan ikut memopulerkan roti di kalangan masyarakat Jakarta, termasuk dengan mengerahkan tukang roti keliling yang mendatangi rumah-rumah pembeli.

Pada masa itu, Jalan Cikini Raya merupakan salah satu pusat kota. Letaknya tidak jauh dari permukiman elite Menteng.

Dengan toko dan pabrik yang berdiri di atas tanah seluas 2.800 meter persegi, Tan Ek Tjoan menyediakan bangku dan meja untuk pembeli yang ingin menikmati roti di tempat.

Kini, toko Tan Ek Tjoan tidak lagi menyediakan ruang makan di tempat. Ruang toko bercat putih ini hanya digunakan separuhnya saja, sementara separuh lainnya dibiarkan kosong. Pembeli kini hanya bisa menikmati memori zaman dulu toko ini secara singkat sembari memilih roti. ”Biayanya tidak nutup kalau tempat makan-minum masih dipertahankan,” kata Tobiin.

Ciri khas

Beberapa roti manis masih dipertahankan sebagai ciri khas Tan Ek Tjoan. Sebut saja roti gambang, roti cokelat oles, roti nougat, bimbam, dan solo. Roti-roti ciri khas ini menjadi ”roti wajib” baik di toko ataupun di pedagang keliling.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tingkat Hunian Hotel di Kota Bogor Mulai Pulih, Lebih Baik dari Jabar

Tingkat Hunian Hotel di Kota Bogor Mulai Pulih, Lebih Baik dari Jabar

Whats Hot
Pantai Padang Betuah Bengkulu, Tempat Wisata yang Mirip Tanah Lot Bali

Pantai Padang Betuah Bengkulu, Tempat Wisata yang Mirip Tanah Lot Bali

Jalan Jalan
Grojogan Kapuhan Magelang, Tempat Wisata Baru Mirip Air Terjun

Grojogan Kapuhan Magelang, Tempat Wisata Baru Mirip Air Terjun

Jalan Jalan
Wehea-Kelay Dinilai Sukses Terapkan Konservasi Lintas Batas, Apa Itu?

Wehea-Kelay Dinilai Sukses Terapkan Konservasi Lintas Batas, Apa Itu?

Whats Hot
Kisah Dua Perempuan Tangguh yang Gali Potensi Desa untuk Dukung Pariwisata Berkelanjutan

Kisah Dua Perempuan Tangguh yang Gali Potensi Desa untuk Dukung Pariwisata Berkelanjutan

Whats Hot
De’savanna Restaurant yang Unik di Bogor, Bersantap Sambil Ditemani Satwa.

De’savanna Restaurant yang Unik di Bogor, Bersantap Sambil Ditemani Satwa.

Jalan Jalan
25 Tempat Wisata di Palembang, Cocok untuk Liburan

25 Tempat Wisata di Palembang, Cocok untuk Liburan

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Sekitar Watergong Klaten, Puas Main Air

Itinerary Seharian di Sekitar Watergong Klaten, Puas Main Air

Jalan Jalan
Rute dan Harga Menu di Watergong Klaten

Rute dan Harga Menu di Watergong Klaten

Travel Tips
Watergong Klaten, Sungai Kotor yang Kini Jernih dan Penuh Ikan seperti di Jepang

Watergong Klaten, Sungai Kotor yang Kini Jernih dan Penuh Ikan seperti di Jepang

Jalan Jalan
Museum Ahmad Yani, Saksi Bisu Perjalanan Sang Jenderal Korban G30S/PKI

Museum Ahmad Yani, Saksi Bisu Perjalanan Sang Jenderal Korban G30S/PKI

Jalan Jalan
Kenapa Desa Wisata Harus Bersandingan dengan Desa Digital?

Kenapa Desa Wisata Harus Bersandingan dengan Desa Digital?

Whats Hot
25 Tempat Wisata Manado dan Sekitarnya yang Wajib Dikunjungi

25 Tempat Wisata Manado dan Sekitarnya yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Paket Baru Wisata Candi Borobudur, Sarapan dengan Pemandangan Candi hingga Gunung

Paket Baru Wisata Candi Borobudur, Sarapan dengan Pemandangan Candi hingga Gunung

Whats Hot
Wisata Pantai Ngur Sarnadan Kepulauan Kei, Berbaur dengan Warga Lokal

Wisata Pantai Ngur Sarnadan Kepulauan Kei, Berbaur dengan Warga Lokal

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X