Kompas.com - 04/04/2015, 15:16 WIB
Tim Kompas.com berada di dek atas feri penyeberangan dari Pelabuhan Kayangan Lombok menuju Pelabuhan Pototano, Sumbawa, 20 Maret 2015. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOTim Kompas.com berada di dek atas feri penyeberangan dari Pelabuhan Kayangan Lombok menuju Pelabuhan Pototano, Sumbawa, 20 Maret 2015.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
KOMPAS.com - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkenal dengan obyek wisata Gunung Rinjani, Gili Trawangan, dan gili-gili yang indah. Selain itu sebenarnya masih ada obyek wisata alam yang sangat bersejarah bagi dunia yaitu Gunung Tambora di Pulau Sumbawa. Letusannya begitu dahsyat hingga menyebabkan dunia Barat mengenal kondisi pada tahun 1815 dengan tahun tanpa musim panas.

Untuk menuju Pulau Sumbawa dapat melalui Bandara Internasional Lombok di Praya, Lombok Tengah, sebagai pintu masuk jalur udara ke Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dari bandara, perjalanan darat dapat ditempuh menggunakan bus dari Terminal Mandalika menuju Pelabuhan Kayangan yang terletak di Kabupaten Lombok Timur.

Perjalanan menuju Pelabuhan Kayangan juga dapat ditempuh menggunakan mobil yang disewa jika Anda bepergian dalam kelompok. Berdasarkan pantauan KompasTravel, Kamis (19/3/2015), perjalanan menuju Pelabuhan Kayangan dapat ditempuh dengan waktu 4-5 jam dengan mobil. Tiket penyeberangan mobil golongan IV A menuju Pelabuhan Pototano seharga Rp 466.000 dan tiket penumpang seharga Rp 20.000.

Kapal feri yang KompasTravel tumpangi untuk menyeberang menuju Pelabuhan Pototano bernama KMP Mutiara Pertiwi Panjang. Di dalam kapal feri terdapat pedagang yang menawarkan nasi rames, makanan ringan, dan minuman. Kapal feri terbagi dua lantai, lantai dasar untuk parkir kendaraan, lantai satu terdapat toilet, tempat penumpang, dan lantai dua bagian yaitu balkon kapal.

Perjalanan menuju Pelabuhan Pototano ditempuh sekitar 2 jam perjalanan menyeberangi Selat Alas. Sejak awal penyeberangan, Pulau Sumbawa sudah terlihat dari pelabuhan. Beberapa pulau kecil terlihat menjelang pelabuhan. Sebuah mercusuar di pinggir pantai yang dikenal oleh warga sebagai "Pantai Lampu Ijo".

Ikuti kisah perjalanan "Ekspedisi Alam Liar'' dari tim Kompas.com saat menjelajahi Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa di Nusa Tenggara Barat pada 18-25 Maret 2015 dalam liputan khusus "Ekspedisi Alam Liar".Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Travel Update
Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Travel Update
PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

Travel Update
Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Travel Update
Hingga 16 Oktober, Penerbangan Internasional ke Bali Masih Belum Ada

Hingga 16 Oktober, Penerbangan Internasional ke Bali Masih Belum Ada

Travel Update
AP I Umumkan Syarat untuk Turis Asing yang Ingin Wisata ke Bali dan Kepri

AP I Umumkan Syarat untuk Turis Asing yang Ingin Wisata ke Bali dan Kepri

Travel Update
Tips dan Panduan Wisata ke Setu Babakan, Jangan Lupa Check-in

Tips dan Panduan Wisata ke Setu Babakan, Jangan Lupa Check-in

Travel Tips
6 Alasan Kenapa Harus Wisata ke Setu Babakan di Jakarta Selatan

6 Alasan Kenapa Harus Wisata ke Setu Babakan di Jakarta Selatan

Jalan Jalan
Panduan Wisata ke Pulau Lengkuas Belitung Saat Pandemi Covid-19

Panduan Wisata ke Pulau Lengkuas Belitung Saat Pandemi Covid-19

Jalan Jalan
6 Hal yang Dapat Ditemukan Saat Wisata ke Setu Babakan Jakarta

6 Hal yang Dapat Ditemukan Saat Wisata ke Setu Babakan Jakarta

Jalan Jalan
6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Pontianak, Ada Batu Kecubung dan Kain Tenun

6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Pontianak, Ada Batu Kecubung dan Kain Tenun

Jalan Jalan
Candi Prambanan Tawarkan Paket Pruputan, Bisa Olahraga Pagi di Area Candi

Candi Prambanan Tawarkan Paket Pruputan, Bisa Olahraga Pagi di Area Candi

Travel Update
Jalan-jalan di Kota Solo Kini Bisa Naik Mobil Listrik Wisata

Jalan-jalan di Kota Solo Kini Bisa Naik Mobil Listrik Wisata

Travel Update
Museum Setu Babakan Batasi Kunjungan, Hanya di Lantai 1

Museum Setu Babakan Batasi Kunjungan, Hanya di Lantai 1

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.