Kompas.com - 11/05/2015, 21:45 WIB
Wisatawan menikmati wahana permainan air di pantai Jembatan Cinta, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Sabtu (14/3/2015). Setelah jumlah wisawatan turun sejak awal tahun karena cuaca buruk dan banjir di jakarta, dalam dua pekan terakhir wisawatan mulai ramai berkunjung kembali ke Pulau Tidung. KOMPAS/RADITYA HELABUMIWisatawan menikmati wahana permainan air di pantai Jembatan Cinta, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Sabtu (14/3/2015). Setelah jumlah wisawatan turun sejak awal tahun karena cuaca buruk dan banjir di jakarta, dalam dua pekan terakhir wisawatan mulai ramai berkunjung kembali ke Pulau Tidung.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS - Sarana penyeberangan dari dan menuju Kepulauan Seribu dinilai belum siap menghadapi lonjakan wisatawan. Penumpang menghadapi ketidakpastian jadwal, tarif, serta ketersediaan kursi. Belum lagi soal infrastruktur dermaga serta standar pelayanan dan keamanan kapal yang kurang.

Sabtu (9/5/2015) siang, puluhan calon penumpang telantar di Dermaga Muara Angke, Jakarta Utara, karena ketiadaan kapal. Mayoritas di antara mereka adalah wisatawan tujuan Pulau Pari, Pulau Tidung, dan Pulau Pramuka. Sebagian kecil adalah warga yang akan kembali ke pulau.

Marwan (28), warga Cikarang, Kabupaten Bekasi, harus menunggu lebih dari 3 jam di dermaga untuk menyeberang ke Pulau Tidung. Datang bersama sekitar 20 teman sekantornya, Marwan tiba di Muara Angke pukul 09.30. ”Sejak tiba sampai sekarang tak ada kapal yang berangkat,” ujarnya saat itu.

Seorang pemilik kapal akhirnya menawarkan jasa penyeberangan. Namun, tarifnya Rp 100.000 per orang, jauh lebih mahal dibandingkan tarif normal Rp 40.000-Rp 50.000 per orang. Marwan dan kawan-kawannya menolak karena tarif terlalu mahal, dan kapal dianggap terlalu kecil.

Ramli (37), warga Pulau Panggang, memilih menginap di Muara Angke semalam karena sudah tak ada kapal yang berangkat sejak Sabtu siang. Bersama beberapa calon penumpang lain, Ramli tidur di KM Sinar Laut tujuan Pulau Panggang-Pramuka yang dijadwalkan berangkat Minggu (10/5/2015) pagi.

Menurut Ramli, dermaga penyeberangan di Muara Angke pada Sabtu-Minggu atau pada hari libur nasional selalu ramai. Calon penumpang sering tak terangkut karena kapasitas angkut dan jumlah kapal terbatas. Padahal, mayoritas kapal ojek beroperasi pada hari-hari itu.

Anen (45), salah satu pemilik kapal, menyebutkan, pada Sabtu-Minggu atau hari libur jumlah kapal ojek yang beroperasi mencapai 24 unit per hari, jauh lebih banyak dibandingkan Senin-Jumat yang hanya 5-7 kapal per hari. Namun, pertambahan jumlah kapal itu kadang tetap tidak mencukupi kebutuhan.

Terlebih, sejak sejumlah kapal Dinas Perhubungan DKI Jakarta tidak beroperasi sejak Desember 2014 karena harus menjalani pengedokan.

Infrastruktur

Bupati Kepulauan Seribu Tri Djoko Sri Margianto dalam paparan di kantor Redaksi Kompas, Jumat (8/5/2015) lalu, menyebutkan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Seribu melonjak beberapa tahun terakhir. Dalam catatannya, jumlah wisatawan meningkat dari sekitar 659.000 orang tahun 2012, 1,49 juta orang tahun 2013, dan 3,03 juta orang tahun 2014.

KOMPAS/RADITYA HELABUMI Wisatawan bersepeda menyusuri kawasan pantai di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Sabtu (13/3/2015). Keindahan pantai menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke pulau itu.
Kondisi itu dinilai tak sebanding dengan jumlah kapal penyeberangan. Kini tercatat 38 unit kapal ojek beroperasi di rute Muara Angke-Kepulauan Seribu, 12 unit kapal Dinas Perhubungan DKI Jakarta (Pelabuhan Kaliadem-Kepulauan Seribu), serta 35 unit perahu cepat dari Dermaga Marina Ancol. Namun, tidak semua kapal beroperasi, antara lain karena rusak.

Menurut Tri Djoko, selain kurangnya jumlah kapal, infrastruktur dermaga juga belum standar. Kini belum semua dermaga di pulau-pulau Kepulauan Seribu bisa disinggahi kapal besar. Sejumlah titik keberangkatan dan kedatangan bahkan belum dilengkapi dermaga.

Faktor lain yang belum maksimal adalah standar pelayanan dan keselamatan penumpang. Selain kelayakan mesin, pengelola kapal-kapal penyeberangan diimbau melengkapi armadanya dengan sejumlah peralatan, seperti jaket pelampung, kotak obat, dan tabung pemadam kebakaran.

”Saya mengusulkan agar dermaga penumpang tak dicampur dengan nelayan, kapal-kapal ojek diizinkan masuk ke dermaga Dinas Perhubungan, serta akses yang lebih mudah ke Dermaga Marina Ancol yang selama ini harus membayar tiket masuk kawasan Ancol,” ujarnya. (MKN)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.