Kompas.com - 20/07/2015, 08:24 WIB
Salah satu wisatawan program Let's Go Karimun Jawa yang diadakan PT Pelni berfoto di penangkaran hiu Pulau Menjangan Besar, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (18/7/2015). KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJOSalah satu wisatawan program Let's Go Karimun Jawa yang diadakan PT Pelni berfoto di penangkaran hiu Pulau Menjangan Besar, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (18/7/2015).
|
EditorI Made Asdhiana
JEPARA, KOMPAS.com — Obyek wisata penangkaran ikan hiu di Pulau Menjangan Besar, Karimun Jawa, menarik minat para wisatawan untuk mengabadikan gambar dengan kamera. Obyek wisata ini merupakan salah satu andalan pariwisata di Karimun Jawa, Jawa Tengah.

"Ini pengalaman pertama saya yang mengagumkan. Sempat ragu karena secara umum kalau mengenal hiu adalah ikan yang berbahaya. Setelah dicoba, bisa aman dan menyenangkan," kata salah satu wisatawan dari Jakarta, Benny Sinaga, kepada KompasTravel saat ditemui seusai berfoto, Sabtu (18/7/2015).

Datang bersama dua orang lainnya, Benny mengatakan, obyek wisata penangkaran hiu adalah tempat yang menyenangkan. Ia beralasan, hiu di sini dapat berinteraksi dengan manusia. "Ya, biasanya kan kalau ketemu hiu biasanya di laut atau di Seaworld, tapi ini kan bisa langsung," katanya.

Pantauan KompasTravel, para wisatawan yang tergabung di program "Let's Go Karimun Jawa" yang diadakan PT Pelni langsung mendekati kolam penangkaran hiu begitu tiba di Pulau Menjangan Besar.

Mereka satu per satu terlihat langsung dan mencoba turun ke kolam untuk berfoto bersama hiu. Terdapat tiga kolam penangkaran yang terhubung dan berisi hiu sirip putih (Carcharodon carsharias) dan hiu sirip putih (Carcharinus melanopterus).

Hal serupa dengan Benny juga diungkapkan oleh wisatawan asal Surabaya, Margie Soebinjantoro (36). Menurut Margie, atraksi wisata penangkaran hiu menarik untuk dinikmati. Namun, ia hanya berfoto tanpa mencoba berenang bersama anak hiu.

Sementara Agus Hermawan, pengelola rumah apung dan penangkaran hiu, mengakui bahwa ikan yang dianggap menyeramkan tersebut merupakan daya tarik wisatawan untuk datang dan berfoto. Wisatawan, lanjut Agus, datang dari dalam negeri maupun luar negeri.

"Yang sering wisatawan dari Eropa, terutama Perancis. Ada juga sih dari Tiongkok. Itu sih kalau dari wisatawan mancanegaranya," tambah Agus saat ditemui KompasTravel di tempat penangkaran hiu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Travel Promo
Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Travel Tips
Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Travel Update
Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Travel Update
Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Travel Tips
Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Travel Update
Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Travel Update
Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Travel Update
Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Travel Promo
7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Travel Update
3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

Jalan Jalan
Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Travel Update
Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Travel Update
22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.