Kompas.com - 03/09/2015, 14:39 WIB
EditorI Made Asdhiana

Jalur pendakian Batur ini, menurut pasangan wisatawan dari Belanda, sangat menarik karena murah dengan biaya hanya Rp 300.000, sudah termasuk sewa kapal menyeberangi Danau Batur. ”Inilah keuntungannya tracking di Bali. Tidak ada matahari, maka tidak ada uang. Tapi setidaknya kami bisa sarapan di tempat indah ini,” tambah William yang menuai tawa semua orang.

Tak menyaksikan matahari terbit, perjalanan turun menuju Danau Batur bisa menjadi pengobat kekecewaan. Melewati hutan pinus, wisatawan disuguhi keindahan alam danau dan disambut perahu yang akan membawa mereka menyeberang. Rute jalan kaki di Kaldera Danau Batur ini terbukti banyak memikat minat wisatawan dari Eropa, Amerika, termasuk wisatawan Asia dari Singapura, Malaysia, dan India.

Untuk Kaldera Batur Tracking dengan jalur pendakian ke Bubung Gede tersedia sekitar 35 pemandu wisata yang tergabung dalam organisasi Bali Tracking Caldera Batur. Lokasi ini jarang dikenal wisatawan lokal dan justru diminati turis asing sejak setahun terakhir. Jumlah pengunjung dengan maksimal empat orang per grup biasanya ramai di musim kemarau seperti saat ini. Tiga bulan terakhir, sudah ada pendakian oleh sekitar 150 grup turis yang 99 persen adalah wisatawan asing.

Selain Bubung Gede, ada lima jalur pendakian lain di Kaldera Batur. Dua jalur di wilayah Desa Trunyan, satu jalur di Toya Bungkah, dan satu jalur lagi melewati Pura Jati. ”Kami jualan di sini, seluruh pengetahuan yang kami punya, kami sampaikan ke tamu,” kata pemandu wisata, Ketut Slamet.

Kepala Desa Trunyan, Wayan Arjana, menyebut pendakian di Trunyan sebagai jalur cantik yang berakhir di Puncak Bukit Abang I. Jalur pendakian yang bisa ditempuh dalam 45 menit di Trunyan ini sekaligus menjadi potensi wisata baru yang layak digarap di samping wisata kunjungan ke makam kuno masyarakat Bali Mula.

Jika ingin mendaki massal dalam suasana ramai, pendakian ke Gunung Batur (1.717 mdpl) bisa menjadi pilihan. Pada Senin (17/8/2015), para pendaki yang didominasi mahasiswa dan pelajar sudah mulai naik sejak pukul 03.00 pagi dari titik pemberangkatan awal di Pura Jati, Toya Bungkah. Dari Puncak Gunung Batur, wisatawan dapat melihat pemandangan Danau Batur, Kawah Batur, Gunung Agung, Gunung Penulisan, dan perbukitan yang luas. Gunung dan Danau Batur adalah satu sisi Bali yang tak habis menyimpan keindahan. (Mawar Kusuma)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.