Kompas.com - 27/09/2015, 09:12 WIB
Salah satu peselancar usia anak anak sedang bermain di Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kompetisi Surfing Internasional yang digelar pada 25-27 September 2015 KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATISalah satu peselancar usia anak anak sedang bermain di Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kompetisi Surfing Internasional yang digelar pada 25-27 September 2015
|
EditorI Made Asdhiana
BANYUWANGI, KOMPAS.com - Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mempromosikan wisata melalui International Surfing Competition di Pantai Pulau Merah yang dibuka oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Jumat (25/9/2015).

Acara yang rutin digelar sejak empat tahun terakhir tersebut diikuti 80 peselancar dari berbagai negara antara lain Swedia, Swiss, Finlandia, Perancis, Hungaria, Jerman Venezuela, Amerika Serikat, Korea, Australia, Jepang, Thailand, dan Indonesia.

Kepada KompasTravel, Bupati Anas menjelaskan untuk tahun depan, lokasi kompetisi surfing akan dipindahkan untuk mempromosikan pantai di kawasan Banyuwangi lainnya. "Selama empat tahun kegiatan surfing diadakan di Pantai Pulau Merah. Kemungkinan tahun depan akan dipindahkan ke pantai lain seperti Pantai Grajakan atau Pantai Mustika agar merata," jelas Anas.

Menurut Bupati Banyuwangi, sejak rutin digelar kompetisi selancar, Pantai Pulau Merah kini sudah mulai terkenal. Wisatawan juga mulai ramai dengan tren kunjungan yang terus meningkat. "Sport tourism cukup efektif dalam memperkenalkan destinasi. Di beberapa negara, sport tourism sudah menyatu dalam konsep pemasaran pariwisatanya," kata Anas.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Peserta Pulau Merah Banyuwangi International Surfing Competition 2014, Jumat (23/5/2014).
Surfing competition merupakan salah satu acara wisata olahraga yang terus dikembangkan oleh Banyuwangi. Jenis wisata ini menjadi bagian dari pengembangan pariwisata berbasis alam yang menjadi segmentasi kabupaten "The Sunrise of Java" ini.

"Kami terus berusaha memberi nilai tambah pada destinasi kami. Selain mengembangkan infrastrukturnya, salah satu cara kami mempromosikan destinasi ini adalah dengan menggelar sejumlah event di destinasi. Seperti kite surfing yang kami gelar untuk mempromosikan Pulau Tabuhan," kata Anas.

Lomba yang berlangsung 25-27 September ini melombakan 8 kategori yakni open international, national, expert, long board, paddle race, girl division. Juga ada grommet <14 tahun, dan pushing division < 10 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.