Kompas.com - 12/10/2015, 14:16 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F

Saat ini, model pot gerabah yang masih banyak diminati yang bertekstur kulit luar menyerupai pohon kelapa. Selain pot, dia juga menjual gerabah untuk menambah estetika taman. Gentong dari tanah liat itu, dimodifikasi menjadi air mancur.

"Sekarang, yang lagi laris paket untuk taman. Harganya variatif, mulai dari Rp 90.000, sesuai kerumitan pesanan," jelas dia.

Saat ini, dia membawahi empat orang perajin gerabah. Di sana, industrinya bersifat industri rumah tangga.

"Satu bulan, saya bisa menghasilkan sebanyak 200 biji. Bentuknya beragam, dari berbagai jenis gerabah, tapi yang kami produksi paling banyak pot karena sudah seperti kebutuhan pokok," kata dia.

gerabah
Kerajinan gerabah.  (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)
Harga jual pot gerabah dilepas mulai Rp 5.000 sampai Rp 60.000 per buah. Pemasarannya, mayoritas masih berada di dalam negeri.

"Setiap bulan, kami mengeluarkan desain baru. Sumber referensinya banyak, kadang dari Kasongan (Yogyakarta)," jelas dia.

Selain Kasongan, perajin juga tak malu belajar dari proses pembuatan gerabah dari Jakarta. Khususnya, dalam hal teknologi pembuatan yang sudah menggunakan beberapa peralatan modern.

"Di Jakarta, gerabahnya sudah dibakar menggunakan oven. Bahan bakarnya gas, tidak seperti di sini yang masih menggunakan kayu bakar," jelas dia. 

Dia berharap, pemasaran gerabah dari Plutan yang apa adanya itu dapat terus berkembang. Termasuk, memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran. Anda yang berminat belajar membuat gerabah atau belanja gerabah, bisa berkunjung ke Kelurahan Pelutan, Kabupaten Pemalang.

Dari jalur Pantai Utara Pemalang (Pantura), Anda bisa mengarahkan kendaraan ke arah Alun-alun Pemalang lewat Jalan Martadinata. Di sisi kiri dan kanan jalan ini Anda bisa bertanya sentra pembuatan gerabah tersebut. (Tribun Jateng/Raka F Pujangga)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
Pendaki Rinjani Jatuh Mengaku Didorong Perempuan Cantik, Pemandu Imbau 3 Hal Ini

Pendaki Rinjani Jatuh Mengaku Didorong Perempuan Cantik, Pemandu Imbau 3 Hal Ini

Travel Tips
Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Jalan Jalan
5 Tempat Berburu 'Sunrise' Eksotis di Perbukitan Pantura NTT

5 Tempat Berburu "Sunrise" Eksotis di Perbukitan Pantura NTT

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.