Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/12/2015, 16:02 WIB
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
KOMPAS.com - Isu pelecehan seksual sampai sekarang masih menjadi momok terbesar bagi kaum perempuan untuk melakukan traveling. Tak sedikit perempuan yang enggan untuk menjelajah.

Misalnya negara India yang kerap marak berita kasus pelecehan seksual terhadap turis asing. Banyak perempuan pun menghindari negara ini.

Menurut pejalan perempuan sekaligus mantan presenter acara petualangan, Riyanni Djangkaru, sebenarnya ada cara yang dapat dilakukan untuk mencegah pelecehan seksual di perjalanan. 

"Saya sebagai pejalan perempuan selalu mencari sejarah sebuah destinasi. Apakah yang kita lakukan sebagai perempuan, pantas atau tidak di daerah tersebut. Riset itu bukan hanya cari yang menarik, tapi cari apa yang sebenarnya berlaku pada masyarakat di sana," ujar Riyanni.

"Kebanyakan (pejalan) membawa identitas dirinya sendiri dan bertamu ke satu lokasi yang mungkin tak dapat diterima oleh masyarakat setempat sebagai sesuatu yang wajar," ujar ibu dari satu anak ini.

Saat ditanya apa yang dilakukan Riyanni jika di perjalanan ia digoda laki-laki iseng, ia menjawab, "Lempeng saja, jangan ditanggapi tapi jangan dijutekkin juga. Belajar survival itu penting. Saya selalu punya dua jurus survival, pertama menonjok, kedua lari," ujar Riyanni.  
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+