Kompas.com - 04/03/2016, 20:17 WIB
Pertunjukan air mancur di Taman Sri Baduga, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (2/3/2016) malam. Air mancur ini diklaim adalah yang terbesar di Asia Tenggara. KOMPAS.com / Wahyu Adityo ProdjoPertunjukan air mancur di Taman Sri Baduga, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (2/3/2016) malam. Air mancur ini diklaim adalah yang terbesar di Asia Tenggara.
|
EditorI Made Asdhiana

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat merencanakan Danau Kandi akan memiliki air mancur seperti di Taman Sri Baduga, Purwakarta, Jawa Barat. Danau Kandi diharapkan bisa menjadi daya tarik untuk wisatawan.

"Kita mau membuat seperti di Taman Sri Baduga. Sekarang, baru ketemu Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi untuk konsultasi," kata Wali Kota Sawahlunto Ali Yusuf usai menyaksikan air mancur Taman Sri Baduga, di Purwakarta, Rabu (2/3/2016) malam.

(BACA: Cari Destinasi Akhir Pekan Bersama Keluarga? Yuk ke Purwakarta)

Ia menyebutkan Danau Kandi yang berstatus danau yang terbentuk pasca-galian tambang berpotensi untuk dijadikan seperti Taman Sri Baduga.

Ali ingin mematahkan stigma masyarakat bahwa bekas galian tambang itu hanya merusak lingkungan.

"Saya pergi ke Purwakarta ketemu Pak Dedi (Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi) berdasarkan potensi alam yang ada di Danau Kandi. Di sana memungkinkan untuk dibuat di lahan seluas sekitar 4 hektar," jelasnya.

(BACA: Taman Sri Baduga Ditargetkan Jadi Lokasi Konser Musik Internasional)

Pembangunan Air Mancur Danau Kandi sebagai daya tarik wisata, Ali mengatakan akan memulai dengan membuat APBD Perubahan 2016. Ia menargetkan air mancur akan selesai dibangun pada tahun 2018.

KOMPAS/ISMAIL ZAKARIA Lanskap Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, dilihat dari kawasan Puncak Cemara, Sawahlunto, Kamis (28/5/2015). Kota yang terletak sekitar 90 kilometer dari Padang (ibu kota Sumatera Barat) ini terus menggenjot sektor pariwisata. Kota Sawahlunto menawarkan destinasi berupa kota tua yang berisi bangunan dan fasilitas sisa kegiatan pertambangan batubara yang berjaya sejak 1888 hingga akhir abad ke-20.
"Pembangunannya bertahap. Tahap satu kita anggarkan 10 miliar, nanti di-launching dan masuk ke tahap berikutnya," ungkap Ali.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi kepada KompasTravel mengatakan kedatangan Wali Kota Sawahlunto dalam rangka konsultasi pembuatan air mancur seperti yang ditampilkan di Taman Sri Baduga.

"Malam tadi, memang kita tampilkan supaya mereka bisa melihat air mancurnya," kata Dedi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Jalan Jalan
10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.