Kemenpar Promosikan Wisata Golf ke Seoul dan Busan

Kompas.com - 18/03/2016, 18:41 WIB
Golf ShutterstockGolf
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) beserta operator golf akan mempromosikan dan memperkenalkan besarnya potensi wisata golf di Indonesia ke Korea Selatan melalui program "Wonderful Indonesia Golf" pada 21-23 Maret 2016.

Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam siaran persnya, Kamis (17/3/2016), mengatakan "Wonderful Indonesia" terus dipromosikan ke mancanegara dan pada 21-23 Maret mendatang pihaknya mengajak operator golf Indonesia menyambangi kota Seoul dan Busan.

Menurut Arief, di Negeri Ginseng ini, sejumlah operator golf lokal diundang dalam pertemuan bisnis berupa "table top meeting".

"Dari sana diharapkan akan terjadi transaksi bisnis yang bisa meningkatkan kunjungan masyarakat Korea ke Indonesia untuk bermain golf," katanya.

Menpar mengatakan pihaknya dalam acara ini akan mengajak pakar golf untuk memberikan pengetahuan yang lebih luas tentang potensi golf Indonesia.

Lapangan golf Indonesia memiliki keunggulan dalam beberapa hal, salah satunya keindahan pemandangan alam di sekitarnya, mulai dari laut, gunung berapi, hingga hutan hujan tropis.

Di samping itu "caddy" Indonesia pun terampil, ditambah lapangannya yang bisa dipakai sepanjang tahun karena faktor iklim.

"Atraksinya sudah kuat, lapangan golf kita sudah sering menggelar turnamen internasional, karena itu sudah saatnya dipromosikan," ucap Arief Yahya.

Faktor penarik lainnya adalah harga paket bermain golf di Indonesia yang lebih murah daripada di Korea.

BARRY KUSUMA Tering Bay Golf & Country Club di Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Direktur Pemasaran PT Visi Prima Golf Merry Kwan mengatakan paket bermain golf 5 hari 4 malam di Indonesia hanya sekitar 550 dollar AS sudah termasuk akomodasi, transportasi, green fee, caddy fee, dan fasilitas lainnya.

Tercatat sebanyak 4,19 persen alasan berkunjung wisman Korea adalah untuk olahraga termasuk di dalamnya wisata golf.

Perlu diketahui golf merupakan satu dari tujuh wisata minat khusus yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata

Sebelum ini, kegiatan serupa sudah lebih dulu digelar di China dan Jepang.

Peluang Indonesia menarik pegolf ketiga negara ini terbuka, sebab biaya bermain golf di Korea dan Jepang mahal, sedangkan di China para pejabatnya tidak diperbolehkan main golf di dalam negeri ditambah larangan membuka lapangan golf baru.

Tahun ini Indonesia menargetkan 400.000 kunjungan wisman dari Korea dari target keseluruhan tahun 2016 sebanyak 12 juta. Tahun lalu Indonesia berhasil menarik 10,4 juta kunjungan wisman.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X