Kompas.com - 27/04/2016, 19:27 WIB
Permandian Air Wajo yang berada di Lingkungan Kawu-kawu, Kelurahan Pasarwajo, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara. KOMPAS.COM/DEFRIATNO NEKEPermandian Air Wajo yang berada di Lingkungan Kawu-kawu, Kelurahan Pasarwajo, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara.
|
EditorI Made Asdhiana

EMPASAN ombak yang menerpa batu karang ibarat nyanyian alam yang memecah kesunyian di siang hari.

Batu karang yang besar dengan batu kerikil yang bertebaran di tepi pantai menambah daya tarik permandian Air Wajo yang berada di Lingkungan Kawu-kawu, Kelurahan Pasarwajo, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Bagi orang yang pertama kali datang ke Kabupaten Buton, pasti akan mengalami kesulitan untuk menemui permandian tersebut karena letaknya yang berada di bawah tebing.

Apalagi untuk menuju permandian ini, harus melewati puluhan anak tangga.

Menurut seorang warga sekitar, Rolly Sahertian (34), dahulu, Air Wajo merupakan salah satu tempat permandian warga. Karena Air Wajo tersebut mempunyai mata air yang tawar dan bening yang keluar dari batu karang.

“Dulu banyak yang mandi di sini karena saat itu belum ada pipa air. Bahkan banyak kapal-kapal yang angkut aspal, datang kemari hanya untuk mengambil air tawar di sini,” kata Rolly, Rabu (27/4/2016).

KOMPAS.COM/DEFRIATNO NEKE Sisi lain permandian Air Wajo yang berada di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.
Rolly menambahkan, Air Wajo terkadang digunakan sebagai tempat ritual bagi adat Kecamatan Pasarwajo. Selain itu juga, terkadang ada sebagian warga melakukan piknik di permandian Wajo tersebut.

“Ada juga warga yang datang beberapa orang sambil mandi dan bakar ikan di permandian Wajo ini. Airnya yang dingin dan segar menjadi orang ingin mandi di sini. Kalau orang tidak bertanya tempat ini akan susah karena tempatnya yang agak tersembunyi,” ujarnya.

Namun untuk dapat menikmati permandian Wajo ini di saat air laut sedang surut. Saat ini, air Wajo belum dikelola dengan baik, sehingga tak ada pungutan retribusi untuk datang berkunjung ke permandian alam ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.