Kompas.com - 25/05/2016, 06:23 WIB
Wisatawan menikmati sore di Pantai Kuta, Bali, Sabtu (22/6/2013). Keindahan wisata pantai di sejumlah kawasan di Bali seperti Kuta, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua dan Tanjung Benoa masih menjadi daya tarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESWisatawan menikmati sore di Pantai Kuta, Bali, Sabtu (22/6/2013). Keindahan wisata pantai di sejumlah kawasan di Bali seperti Kuta, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua dan Tanjung Benoa masih menjadi daya tarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang Indonesian Weekend yang digelar di London, Inggris pada akhir pekan ini diharapkan bisa mendongkrak jumlah wisatawan Inggris yang datang ke Indonesia.

Menurut data pemerintah, sepanjang tahun lalu jumlah wisatawan Eropa yang datang ke Indonesia mencapai jumlah sekitar satu juta orang.

"Para wisatawan Eropa paling banyak datang dari Inggris, Belanda, Jerman, Perancis dan Rusia," kata Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Afrika Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya.

Dari seluruh wisatawan asal Eropa itu, lanjut Nia, jumlah turis Inggris sejauh ini tercatat paling mendominasi.

"Tahun lalu, jumlah turis Inggris mencapai 230.000 jiwa dan pada 2016, sejauh ini sudah 300.000 orang atau meningkat 28,22 persen," tambah Nia.

Nia mengakui, jumlah wisatawan asal negeri tetangga seperti Singapura, Malaysia, atau China jauh melampaui jumlah wisatawan Eropa.

Namun, lanjut Nia, masa tinggal wisatawan Eropa di Indonesia jauh lebih panjang dengan uang yang dibelanjakan juga jauh lebih banyak.

"Mereka rata-rata tinggal di Indonesia selama dua pekan dan rata-rata membelanjakan 2.500 dollar AS," papar Nia.

Tujuan utama para wisatawan Eropa ini, lanjut Nia, sejauh ini masih Bali. Namun, biasanya mereka melanjutkan ke destinasi lain setelah puas berlibur di Bali.

KOMPAS.COM/NI LUH MADE PERTIWI F Taman Ujung di Karangasem, Bali.
Sehingga, dalam ajang Indonesian Weekend nanti Kementerian Pariwisata juga akan mempromosikan daerah-daerah wisata lain di Indonesia.

"Kami akan perkenalkan bahwa Indonesia tak hanya Bali. Setidaknya ada 10 destinasi wisata 'new Bali' yang akan siap pada 2019," kata Nia.

Tak hanya itu, Nia menyebut terdapat 10 destinasi wisata "branding" yaitu kawasan yang sudah sangat siap tetapi dirasa kurang promosi.

"Daerah-daerah itu misalnya, kawasan Joglo Semar dan Banyuwangi, Jawa Timur," Nia menegaskan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

Jalan Jalan
Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Jalan Jalan
Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Travel Update
Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Travel Update
5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

Jalan Jalan
Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Travel Update
Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Travel Update
Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Travel Update
Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X