Mampir ke Goa Jepang di Biak, Indah Bercampur Ngeri

Kompas.com - 17/06/2016, 16:05 WIB
Goa Jepang di Biak, Papua. KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARIGoa Jepang di Biak, Papua.
|
EditorI Made Asdhiana

BIAK, KOMPAS.com - Selama 3,5 tahun menjajah Indonesia, Jepang meninggalkan banyak jejak sejarah, terutama goa pertahanan untuk berlindung dan menyusun strategi militer. Sampai sekarang goa atau bunker peninggalan Jepang masih dapat ditemui di beberapa lokasi di Indonesia. Salah satunya adalah Goa Jepang di Biak, Papua.

"Goa ini dijadikan perlindungan oleh Jepang karena letaknya yang strategis. Dari sini bisa menembus ke pantai," ungkap Blandina Isabella, warga Biak, Kamis (16/6/2016).

Berbeda dengan goa atau bunker perlindungan tentara Jepang yang lain, Goa Jepang di Biak ini sejatinya adalah goa alami, bukan goa buatan yang sengaja dibuat. Pengunjung akan dibuat terkagum dengan stalagtit yang menggantung di atap goa yang tinggi.

Besarnya goa menghalangi cahaya yang masuk sehingga daerah sekitaran goa banyak ditumbuhi lumut. Lubang besar dari atap goa juga membuat semua orang terkagum, sampai tahu cerita di balik lubang tersebut yang membuat bergidik ngeri.

"Ini kuburan massal, tentara Amerika menjatuhkan bom di sini karena tahu tentara Jepang berlindung di goa ini. Caranya mereka mengirim tim medis untuk menjadi mata-mata. Makanya titik penjatuhan bom sangat tepat," ungkap Blandina.

Di satu ruangan penyimpanan ada kumpulan tulang belulang manusia yang tak lain adalah tentara Jepang korban jatuhan bom tentara AS. Selain itu ada pula monumen yang ditulis dalam tulisan Jepang.

"Banyak orang Jepang yang berdoa ke sini. Mendoakan nenek moyangnya," jelas Blandina.

Tak jauh dari tulang belulang nampak cerutu, biskuit, dan gelas-gelas yang ditinggalkan oleh mereka yang datang ke tempat ini. Artefak senjata, alat makan, seragam, hingga alat-alat pribadi seperti alat cukur, botol obat, dan lainnya juga tersimpan rapi di pusat informasi Goa Jepang.

Sayang, minim pemandu dan informasi dari selebaran cetak membuat pengunjung kurang mendapatkan informasi secara penuh mengenai goa ini. Padahal situs bersejarah ini memiliki lokasi yang bersih, koleksi lengkap, dan tertata rapi.

Untuk mengunjungi Goa Jepang ini, wisatawan dipungut biaya Rp 25.000. Letak Goa Jepang tak begitu jauh dari pusat kota Biak dan dapat ditempuh dengan kendaraan sewa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X