Kompas.com - 18/06/2016, 13:06 WIB
Selada ayam BANJARMASIN POST/YAYU FATHILALSelada ayam
EditorNi Luh Made Pertiwi F

SELADA ayam selama beberapa tahun belakangan ini marak dijual saat Ramadhan di Banjarmasin. Makanan yang satu ini memang bukan khas Banjar, namun menjadi salah satu hidangan berbuka atau makan malam favorit warga Banjarmasin saat bulan puasa.

Alasannya karena bahannya yang mengandung banyak sayur seperti wortel, tomat, daun selada, kacang polong, dan timun yang semuanya disajikan mentah sehingga terasa segar dan tentunya menyehatkan.

Selain itu, menu ini juga dilengkapi potongan telur rebus, bawang goreng dan daging ayam cincang yang sudah dimasak dengan bumbu khusus. Sebagai pelengkapnya ada emping dan kuah berwarna kuning yang agak kental.

Penjualnya dari gerai Selada Ayam 99 yang berjualan di Pasar Wadai Ramadan 1437 H di depan Kantor Wali Kota Banjarmasin, Supian, mengatakan biasanya banyak yang membeli selada ayam untuk menu berbuka puasa.

“Banyak yang bilang rasanya segar. Pas untuk menu berbuka puasa, selain mengonsumsi yang manis-manis,” ucapnya.

Rasanya yang menyegarkan menjadi alasan para peminatnya berburu selada ayam untuk santapan berbuka puasa atau makan malam.

Ana salah satunya. Perempuan berjilbab ini mengatakan selada ayam yang berbahan sayuran sangat cocok sebagai penyeimbang berbagai makanan dan minuman lainnya yang sudah masuk ke tubuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kalau menu berbuka puasa biasanya banyak yang manis. Lalu makan malamnya ada yang berbahan daging. Kalau ditambah dengan selada ayam yang banyak sayurannya jadi terasa segar. Buat penyeimbang aja,” katanya.

Pembeli lainnya, Dewi, mengatakan berbuka puasa dengan menu ini sangat nikmat. Rasa segar dan porsinya yang banyak membuatnya puas menyantapnya.

“Kalau di hari-hari biasa jarang ada. Banyaknya cuma di bulan puasa,” ujarnya.

Selada ayam ini berporsi besar. Satu porsi cukup untuk dua orang, harganya Rp 30 ribu seporsi.

Kuliner ini sebenarnya khas Eropa, namun di Banjarmasin cukup populer beberapa tahun belakangan ini. Uniknya lagi, peminatnya membludak saat Ramadan tiba.

“Saya jualan biasanya di Pasar Baru. Sehari-hari jualan nasi goreng. Selada ayam juga ada, tetapi di luar bulan puasa nggak laku. Kalau pas bulan puasa laku banget, banyak yang memakannya untuk berbuka puasa,” ujar Supian.

Untuk pembuatannya mudah saja. Semua bahan dicampurkan jadi satu.

“Yang dimasak cuma kuahnya, telur rebus, bawang goreng dan daging ayamnya. Selebihnya kan mentah, cuma dikupas lalu dicampurkan semua,” tutupnya. (Banjarmasin Post/Yayu Fathilal)



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.