Bagaimana Cara Mengatasi "Post Vacation Blues"?

Kompas.com - 12/07/2016, 08:53 WIB
Pejalan kaki melintas di trotoar sisi timur Jalan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (13/4). Pemberlakuan larangan penggunaan trotoar tersebut untuk tempat parkir kendaraan memungkinkan pejalan kaki dapat menggunakan fasilitas tersebut secara lebih nyaman. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOPejalan kaki melintas di trotoar sisi timur Jalan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (13/4). Pemberlakuan larangan penggunaan trotoar tersebut untuk tempat parkir kendaraan memungkinkan pejalan kaki dapat menggunakan fasilitas tersebut secara lebih nyaman.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Jangan anggap remeh post vacation blues. Kondisi tersebut biasa terjadi usai liburan panjang, ketika menyadari bahwa Anda harus kembali kepada rutinitas.

Anda seketika pun menjadi melankolis, mengingat-ingat betapa menyenangkannya liburan kemarin. Kemudian Anda pun merasa tertekan saat mengingat file skripsi, tugas, atau tumpukan email pekerjaan. Belum lagi macetnya lalu lintas, serta agenda meeting yang harus dilakukan.

Malas. Itulah tanda-tanda awal Anda mengalami post vacation blues. Hal ini tentu tidak baik. Anda akan kehilangan produktivitas serta lebih mudah stress.

Rita Anya Nara, penulis buku "The Anxious Traveler" menyebutkan, wajar bila Anda mengalami euforia akibat pengalaman menyenangkan usai traveling. Anda seperti tidak ingin meninggalkannya begitu saja, padahal masih ada "dunia nyata" menunggu di depan mata. 

Seperti dikutip dari situs Huffington Post, Rita menyebutkan beberapa cara mengatasi post vacation blues.

Bergerak 

Bergerak, bukan sekadar bangun dari tempat tidur atau melangkahkan kaki ke kamar mandi. Secara tidak sadar, saat traveling tubuh Anda akan semakin aktif meski tidak berolahraga secara harfiah.

Lebih banyak bergerak itulah yang menyebabkan Anda merasa lebih fit dan sehat saat liburan. Oleh karena itu, cobalah berolahraga atau sekadar jalan sore di taman kota. Badan yang fit akan membawa suasana hati yang baik.

Bersihkan rumah

Saat ditinggal liburan atau pulang kampung seperti Lebaran lalu, rumah Anda pastilah penuh debu. Rita menyebutkan, membersihkan rumah bisa membantu Anda menyegarkan pikiran sekaligus "mengakrabkan diri" dengan suasana yang sehari-hari ada di sekitar Anda.

Dengan membersihkan rumah, Anda akan menjadi lebih bersemangat dan senang karena debu-debu telah hilang. Anda juga bisa memindahkan letak furnitur, atau menambahkan beberapa pernak-pernik sehingga menimbulkan suasana baru dalam rumah. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X