Kompas.com - 11/09/2016, 13:17 WIB
Penulis Nursita Sari
|
EditorI Made Asdhiana

TARUTUNG, KOMPAS.com - Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural, Hari Untoro Dradjat, mengatakan, harus ada upaya peningkatan atau target wisatawan yang berkunjung ke wilayah Indonesia.

Pada 2019, target wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia diharapkan mencapai 20 juta wisatawan. Sementara untuk Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Pariwisata menargetkan 1 juta wisatawan mancanegara pada 2019.

"Untuk Sumatera Utara targetnya adalah wisatawan mancanegara, 1 juta wisatawan," ujar Hari di Muara, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (9/9/2016).

Untuk mencapai target tersebut, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengatakan, harus banyak destinasi baru yang dibuka menuju Sumatera Utara.

"Misalnya dari China, kita ketahui wisatawan dari China cukup banyak, kita harapkan ini direct paling tidak ke Kualanamu. Sehingga, mereka transit di Kualanamu dan bisa langsung ke Silangit," kata Erry.

BARRY KUSUMA Penenun kain Ulos di Desa Suhi Suhi, Pulau Samosir, Sumatera Utara.
Selain itu, Erry juga berharap Bandara Silangit bisa menjadi bandara internasional sehingga wisman bisa langsung datang ke Bandara Silangit tanpa harus transit untuk dapat berwisata ke kawasan Danau Toba.

Saat ini, Bandara Internasional Kualanamu baru melayani penerbangan langsung dari dan ke Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Menurut Erry, saat ini infrastruktur di Sumatera Utara sudah cukup baik. Di kawasan Danau Toba, jalan lingkar luar dan lingkarnya terus dibenahi. Erry menyebut pembangunan lingkar dalam dan lingkar luar akan dibangun dalam tiga tahun hingga 2019.

Namun, selain pembangunan infrastruktur, Erry menyebut yang terpenting yakni sumber daya dari masyarakat sendiri.

KOMPAS/ADRIAN FAJRIANSYAH Wisatawan mengunjungi obyek wisata Air Terjun Sipiso-Piso di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, Minggu (18/10/2015). Air Sipiso-Piso merupakan salah satu air terjun tertinggi di Indonesia, yakni sekitar 100 meter.
"Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat kita bisa menyambut tamu-tamu kita, menjadikan wisatawan sebagai raja. Ini bagian tugas kita semuanya. Selain infrastruktur yang baik, kita juga harus bisa jadi tuan rumah yang baik juga," ucapnya.

Selain itu, pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata juga perlu terus dikembangkan. "Itu harus dibikin sarana juga. Hotel-hotel di Taput (Tapanuli Utara) ini kan tentunya harus dibuat yang baik. Dari sisi alamnya sudah cukup memadai. Oleh karena itu, kerja sama juga dengan investor, pengusaha, untuk bisa membangun tempat-tempat infrastruktur penunjang pariwisata," tutur Erry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Raung Sempat Erupsi, Pendakian Ditutup Saat 17 Agustus 2022

Gunung Raung Sempat Erupsi, Pendakian Ditutup Saat 17 Agustus 2022

Travel Update
Ekspedisi Bengawan Solo di Lamongan Disambut Gelaran Jazz Festival

Ekspedisi Bengawan Solo di Lamongan Disambut Gelaran Jazz Festival

Jalan Jalan
Tambah 2 Bus Malang City Tour, Pemkot Malang Anggarkan Rp 2,4 Miliar

Tambah 2 Bus Malang City Tour, Pemkot Malang Anggarkan Rp 2,4 Miliar

Travel Update
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Jumlah Penumpang Kapal Pelni Naik

Harga Tiket Pesawat Melonjak, Jumlah Penumpang Kapal Pelni Naik

Travel Update
Rute Menuju Scientia Square Park di Tangerang dan Transportasi Umumnya

Rute Menuju Scientia Square Park di Tangerang dan Transportasi Umumnya

Jalan Jalan
Harga Tiket Pesawat Melambung, Bus Jakarta-Bali Jadi Opsi

Harga Tiket Pesawat Melambung, Bus Jakarta-Bali Jadi Opsi

Travel Update
Dongkrak Sektor Pariwisata, STB Hubungkan Agen Travel Indonesia dengan Pelaku Wisata Singapura

Dongkrak Sektor Pariwisata, STB Hubungkan Agen Travel Indonesia dengan Pelaku Wisata Singapura

Travel Update
Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Travel Update
Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Travel Update
Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

Jalan Jalan
Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Travel Tips
Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Travel Update
Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.