Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Salah, Pose "Reclining Buddha" Punya Tiga Arti

Kompas.com - 27/09/2016, 15:04 WIB
Sri Anindiati Nursastri

Penulis

YANGON, KOMPAS.com - Dalam kepercayaan umat Buddha, ada puluhan gesture alias pose yang dimiliki Buddha. Mulai dari duduk, berdiri, dan pose tidur yang kerap disebut sebagai reclining Buddha.

Reclining disebut-sebut sebagai pose paling sakral dari Buddha. Namun saat melihatnya di kuil, banyak turis yang menyangka semua reclining Buddha adalah pose saat Buddha memasuki dunia nirwana.

"Padahal tidak cuma itu. Tergantung ke mana arah tidurnya," tutur pemandu wisata di Yangon, Myanmar, Nang Hla May kepada KompasTravel.

KompasTravel pada Senin (26/9/2016) mengunjungi Chauk Htat Gyi, salah satu temple (kuil) yang memiliki patung reclining Buddha dalam ukuran raksasa.

Nang Hla May kemudian menjelaskan, ini adalah salah satu patung reclining Buddha terbesar di Asia Tenggara. "Panjangnya 66 meter. Terbesar kedua di Myanmar," katanya.

Pose tidur alias reclining Buddha sering diidentikkan dengan pose sakral sebelum Buddha mencapai nirwana.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Reclining Buddha di Kuil Chauk Htat Gyi, Yangon, Myanmar.
Hal itu, menurut May, hanya berlaku jika patung tersebut memanjang ke arah utara. "Jika ke arah utara, berarti menuju nirwana. Jika ke arah selatan berarti sedang beristirahat. Jika ke arah timur, berarti sedang berbagi ilmu," papar May.

Oleh karena itu di Myanmar, lanjut May, ada tradisi yang melarang umat Buddha tidur menghadap utara.

"Menghadap utara itu hanya untuk Buddha. Orang biasanya tidur ke arah timur atau selatan," tambah May.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Travel Update
Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

Jalan Jalan
Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Jalan Jalan
KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com