Kompas.com - 25/10/2016, 12:15 WIB
EditorI Made Asdhiana

Awalnya, cabai dipotong-potong dan ditumis bersama dengan daun salam dan serai dalam satu wajan. Cabai sengaja dipotong dan tidak dihaluskan supaya pelanggan yang tidak terlalu suka pedas dapat menyisihkan sebagian cabainya.

Sementara ikan beong digoreng dulu hingga garing. Baru setelahnya, bumbu mangut dibuat dari racikan bawang merah, bawang putih, kunyit, ketumbar, dan lengkuas.

Untuk satu wajan mangut yang kira-kira bisa dibagi menjadi 10 porsi hidangan, Istiqomah biasa mencampurkan dua sendok besar atau sekitar 0,5 kilogram cabai rawit merah.

"Segitu saja pasti sudah pedas banget," ujarnya.

Selain pedas di lidah, kuah mangut pun harum tercium di hidung. Aroma itu tercipta dari daun serai dan salam yang dimasukkan saat merebus kuah. Tambahan tomat dan bawang putih menambah masakan semakin segar.

Setelah kuah siap, ikan beong yang sudah digoreng garing pun dimasukkan ke rebusan kuah selama beberapa saat sebelum dihidangkan. Santan air parutan kelapa pun ditambahkan dalam kuah setelah mendidih. Cara ini membuat bumbu mangut begitu meresap dalam daging ikan. Juga agar daging lebih empuk.

Pasokan beong

Murni (53), ibu Istiqomah, merintis warung ini sekitar 1998. Awalnya, dia menjual soto ayam dan babat. Dalam perkembangan, dia juga memasak aneka menu lain, salah satunya mangut lele.

Suatu hari, sekitar tahun 2000, ada pemancing menawarkan ikan beong hasil pancingannya. Ikan itu lalu ia coba olah dengan bumbu mangut lele. Hasilnya luar biasa. Ternyata banyak pelanggan menyukai menu baru itu.

"Karena awalnya hanya ditawarkan sebagai menu pelengkap, waktu itu kami hanya memasak 5 kg beong per hari," ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.