Kompas.com - 09/01/2017, 20:32 WIB
Panorama Pantai Kuta, kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/6/2016). Kawasan pesisir Mandalika berpotensi menjadi salah satu kawasan ekonomi khusus pariwisata yang dikembangkan untuk tujuan wisata unggulan Indonesia. Meski demikian, tantangan pembangunan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat lokal serta penataan kelestarian lingkungan dari dampak pembangunan perlu diperhatikan. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOPanorama Pantai Kuta, kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/6/2016). Kawasan pesisir Mandalika berpotensi menjadi salah satu kawasan ekonomi khusus pariwisata yang dikembangkan untuk tujuan wisata unggulan Indonesia. Meski demikian, tantangan pembangunan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat lokal serta penataan kelestarian lingkungan dari dampak pembangunan perlu diperhatikan.
|
EditorLatief


KOMPAS.com
- Sejumlah agenda wisata siap menyambut para wisatawan yang menyambangi Pulau Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 2017.

Event unggulan ini tersebar di 10 kabupaten dan kota di NTB," kata Kepala Dinas Pariwisata  NTB Lalu Mohammad Faozal, seperti dilansir dalam siaran pers Kementerian Pariwisata.

Sejumlah event yang sudah dijadwalkan berlangsung di Lombok dan Sumbawa selama 2017 adalah:

  • Lombok Sumbawa Great Sale (1 Januari-30 Januari)
  • Pesta Rakyat Bau Nyale (Februari)
  • Festival PesonaLawata
  • Festival Pesona Tambora (April)
  • Lombok Sumbawa Pearl Ferstival (Juni)
  • Bulan Pesona Lombok Sumbawa (Agustus-September)
  • Festival Pesona Mentaram (Agustus)
  • Festival Pesona Senggigi (September)
  • Mandalika Tour D` Lombok (September)
  • Festival Pesona Lakey
  • Festival Pesona Gili Indah (November)
  • International Halal Travel Fair
  • Rinjani Golf Turnament (Desember).

Sebagai catatan, provinsi ini juga merupakan "langganan" peraih penghargaan untuk wisata halal kelas dunia. Pada 2016, pewakilan provinsi ini di World Halal Tourism Award mengantongi tiga dari 12 penghargaan yang didapat Indonesia.

Ketiganya adalah:

  • Novotel Lombok Resort & Villas, Lombok, Nusa Tenggara Barat, sebagai World’s Best Halal Beach Resort.
  • Situs web www.wonderfullomboksumbawa.com sebagai World’s Best Halal Tourism Website.
  • Sembalun Village Region, Lombok, Nusa Tenggara Barat, sebagai World’s Best Halal Honeymoon Destination.

Pada 2015, NTB juga sudah mengantongi dua penghargaan dari ajang serupa, untuk kategori:

  •  World's Best Halal Honeymoon Destination
  •  World's Best Halal Tourism Destination 

Faozal menambahkan, Lombok dan Sumbawa menawarkan daya tarik yang bertumpu pada wisata budaya (culture), alam (nature),  dan buatan (man made).

KOMPAS/LASTI KURNIA Patung diorama kisah Putri Mandalika di Pantai Seger, Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok, NTB. Gambar diambil pada Minggu (8/2/2016).

Potensi alam NTB, lanjut Faozal, mencakup keindahan bawah laut, pantai, gunung, hutan, dan keanekaragaman hayati. Potensi budaya di wilayah ini pun, ujar dia, menempatkan pariwisata NTB pada posisi dengan daya saing kuat.

"Lombok-Sumbawa memiliki kekayaan budaya yang unik dan heterogen, berupa suku, bahasa, tradisi, dan adat istiadat seperti Bali, Sasak, Samawa, dan Mbojo. Kekayaan budaya ini kita tampilkan dalam event-event menarik yang sudah kami launching ini," papar Faozal.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (DBP3N Kemenpar) Esthy Reko Astuty mengatakan, peluncuran kalender acara pariwisata ini merupakan bagian dari upaya mempromosikan dan meningkatkan kunjungan serta lama tinggal wisatawan ke NTB.

Pada 2017, 4 juta wisatawan ditargetkan berkunjung ke NTB. Target ini menjadi bagian dari program Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia untuk menghadirkan 15 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia dan mendorong pergerakan 265 juta pelancong domestik.

"NTB memiliki Mandalika sebagai kawasan resort kelas dunia yang ditetapkan sebagai satu di antara 10 destinasi prioritas untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara," imbuh Esthy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X